Heboh Temuan Mayat Mr X di Depan Ruko Randobawailir

Mayat (1)
TANPA IDENTITAS: Personel Polsek Mandirancan dan tim Inafis Polres Kuningan mengevakuasi mayat yang tergeletak di depan ruko Desa Randobawailir, Minggu (1/
0 Komentar

KUNINGAN – Warga Desa Randobawailir, Kecamatan
Mandirancan, dihebohkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di
depan ruko milik Santi, Minggu (1/3) siang.

Berdasarkan
informasi dihimpun, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani
bernama Nurdin (50) warga Desa Salakadomas, Kecamatan Mandirancan, yang hendak
berteduh di ruko tersebut. Dia terkejut saat berlari kecil mendekati ruko
ternyata terlihat sesosok tubuh lelaki tergeletak di rerumputan depan ruko.
Seketika Nurdin pun menghubungi perangkat Desa Salakadomas yang langsung
ditembuskan ke petugas piket Polsek Mandirancan.

“Saat
itu saya sedang panen padi, tiba-tiba hujan turun cukup deras sehingga saya
memilih berteduh ke ruko pinggir jalan. Baru beberapa langkah masuk halaman
ruko saya melihat ada orang tergelatak di rumput, saat didekati ternyata sudah
tidak bergerak sehingga saya langsung lapor ke perangkat Desa Salakadomas untuk
minta tolong,” ujar Nurdin kepada petugas Polsek Mandirancan.

Baca Juga:IDI Siap Tingkatkan Pelayanan KesehatanAgendakan Sertifikasi Ahli Cagar Budaya

Petugas
Polsek Mandirancan yang mendapat laporan tersebut pun langsung bergegas
mendatangi lokasi kejadian sekaligus mengamankan TKP dengan memasang garis
polisi. Dilanjut tim Inafis Polres Kuningan tiba di lokasi dan melakukan
identifikasi mayat tak dikenal tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan petugas diperoleh informasi bahwa mayat lelaki tersebut memiliki ciri-ciri fisik tinggi sekitar 165 cm, kurus dengan usia sekitar 45 tahun. Dia mengenakan baju kaos warna cokelat dan celana training biru bertuliskan SMPN Sliyeg,” ungkap Kapolsek Mandirancan Iptu Junaedi kepada Radar Kuningan.

Junaedi
mengatakan, pihaknya tidak menemukan identitas di tubuh mayat tersebut. Selain
itu, dari hasil pemeriksaan petugas pun menyatakan tidak menemukan ada unsur
kekerasan pada tubuh mayat.

“Karena
identitas tidak jelas dan tidak ditemukan ada unsur pidana yang menyebabkan
kematiannya, maka kami meminta petugas dari Desa Randobawailir untuk mengurus
jenazah tersebut untuk dimandikan dan disalatkan kemudian dikuburkan di TPU
Randobawailir. Kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan
ciri-ciri fisik tadi silakan untuk menghubungi Polsek Mandirancan untuk mengecek
apakah ada kecocokan,” ujar Junaedi. (fik)

0 Komentar