Nina Minta Pemkab Indramayu Cepat dan Tepat Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Nina-Da'i-Bachtiar
Bacabup Indramayu dari PDI Perjuangan, Nina A Da'i Bachtiar (kiri), mengajak masyarakat hidup dengan pola sehat dan bersih juga meminta pemerintah daerah lebih efektif melayani masyarakat. Foto: Istimewa
0 Komentar

INDRAMAYU – Wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terus menghantui masyarakat di seluruh Indonesia dan dunia. Menurut Bakal Calon Bupati Nina A Dai Bachtiar, Pemerintah Kabupaten Indramayu perlu ada kebijakan yang tepat dan khusus agar tidak ada warga yang terapar Covid-19.

Sekjen IKFA itu menyebut, salah satu yang harus tampil agresif adalah pemerintah. Seperti melakukan tes kesehatan secara gratis dan memberikan imbauan cepat yang massif hingga ke seluruh pelosok desa.

“Selain itu, masyarakat harus dari diri sendiri menjaga tubuh. Karena daya tahan tubuh yang baik itu dari cara hidup yang baik dan sehat juga. Mulai dari makan-makanan, minum-minuman sehat dan istirahat yang cukup,” kata Bendahara Gerakan Nelayan Tani Indonesia itu, Senin (16/3).

Baca Juga:Bukan Libur, Tapi Pindah Belajar, Pulang Cepat, Siswa Ada yang ke Mall dan BioskopRamai Isu Lockdown, Komisi VIII DPR: Melindungi Masyarakat Jangan Sampai Menyusahkan

Nina mengatakan, di era otonomi daerah, pemerintah kabupaten memiliki kewenangan mengambil kebijakan strategis demi menyelamatkan masyarakatnya. Dicontohkan Nina, seperti yang dilakukan Risma di Kota Surabaya yang menolak Lockdown, namun menyiapkan alternatif dan strategi penanganan dengan sistematis.

“Jauh-jauh hari menimbun masker, kemudian tidak menggunakan lockdown agar ekonomi Surabaya tidak ambruk, kemudian menggratiskan test kesehatan bagi seluruh warga yang sakit agar diketahui sedari awal yang diderita warganya,” kata Nina.

Nina mengaku sangat greget melihat Pemerintah Kabupaten Indramayu yang malah melarang warganya untuk ke Cirebon. Hal itu menurut Nina bukan solusi. Karena sama saja seperti ingin membunuh tikus, akan tetapi membakar gudang padinya.

“Ini soal kompetensi kepemimpinan daerah yang seharusnya mendahulukan kepentingan rakyat di atas segalanya. Ditunjang dengan kecepatan serta ketepatan dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Virus Corona memang sangat membahayakan, karena di Indonesia sudah 134 orang pasien positif. Namun jangan sampai pemkab tidak sayang kepada masyarakat yang mencari nafkah harian yang sangat massif jumlahnya di Indramayu. (vic)

0 Komentar