Pasca Interkoneksi JDU, Aliran Air Belum Lancar

pelantikan-sekda-kota-cirebon
Pelantikan Sekda Kota Cirebon di Ruang Adipura Balaikota. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Pasca interkoneksi pipa Jaringan Distribusi Umum (JDU), aliran air kepada pelanggan belum sepenuhnya normal. Dari pantauan Radar Cirebon, kendala masih dialami warga di sebagian Kecamatan Harjamukti dan kawasan Majasem.
Warga Kampung Pesisir, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, M Jamal mengungkapkan, aliran air saat ini sudah lancar. Sejak selesainya pemasangan pipa JDU dua pekan lalu, perlahan-lahan distribusi air lancar. “Alhamdulillah sudah lancar,” kata Jamal, kepada Radar Cirebon, Jumat (31/7).
Pria yang mahir bela diri pencak silat ini mengapresiasi Perumda Air Minum, karena gangguan tidak berlangsung lama. Kondisi serupa juga dirasakan warga di Jl Samadikun, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan.
Jafarudin, warga setempat mengatakan, meski sempat terjadi gangguan, belakangan aliran air kembali lancar. Bahkan dia tidak merasakan ada gangguan mengingat kediamannya menggunakan tandon air. “Di rumah saya ada (tendon air). Jadi nggak tau matinya kapan,” tuturnya.
Di RW 10 Samadikun, aliran air juga relatif lancar meski harus menggunakan pompa air. Sedangkan di Kelurahan Kebon Baru distribusi belum begitu baik. Air mengalir mulai pukul 11.00 sampai dengan 17.00 WIB. Kemudian baru mengalir lagi pukul 01.00 sampai 05.00 WIB.
Kondisi berbeda dirasakan warga di Kawasan Majasem. Aliran air belum normal. Warga Perumahan Taman Nuansa Majasem, Indra Yusuf mengungkapkan, air mengalir di sore hari dengan debit yang kecil. Dan di malam hari malah tidak ada sama sekali.
ID –sapaan akrabnya- menjelaskan, kondisi ini tidak jauh berbeda dengan sebelum ada interkoneksi JDU. Dia berharap, kondisi sekarang karena masih normalisasi. Dan setelahnya layanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Giri Nata (Perumda TGN) bisa lebih baik. “Saya berharap ada reservoir baru aliran air ke sini bisa lancar lah,” ucapnya.
Dikonfirmasi terkait perkembangan normalisasi pasca interkoneksi JDU, Direktur Utama Perumda Air Minum TGN, Sofyan Satari SE MM menjelaskan, proses saat ini dalam tahap finishing.
Masih ada beberapa tahap yang belum dilaksanakan. Selanjutnya adalah perkuatan clamp pipa dan selimut beton di crossing Tol Ciperna via box culvert. Kemudian dilanjutkan uji hydrostatic test dan flushing.

0 Komentar