Protes, Warga Nekat Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

 Protes, Warga Nekat Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
JALAN RUSAK: Warga menanam pohon pisang di tengah Jalan Desa Kertasemaya sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang semakin parah, kemarin. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

 
KERTASEMAYA- Warga Desa Kertasemaya protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, kemarin.
Aksi ini sebagai bentuk kekesalan warga atas kerusakan Jalan H Darmin yang semakin parah. Di tengah jalan juga terdapat lubang jalan yang cukup besar.
Padahal, jalan itu merupakan jalur utama poros kabupaten yang menghubungkan antara Kecamatan Kertasemaya dengan Kecamatan Sliyeg dan Karangampel.
Sontak, pohon pisang yang tertancap kokoh di tengah Jalan H Darmin yang mirip kubangan saat hujan turun itu, mengundang banyak perhatian pengguna jalan.
Warga setempat, Asep (40) mengatakan, aksi nekat warga dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, merupakan bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang mengalami rusak parah, namun tak kunjung diperbaiki hingga menimbulkan lubang jalan yang setiap diguyur hujan dipenuhi air dan sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama bagi pengendara roda dua.
“Aksi ini bentuk protes dan kekecewaan warga.  Lebih dari satu tahun jalan dibiarkan rusak seperti ini, dan semakin parah. Kondisi jalan sangat berbahaya bagi pemotor. Padahal tinggal beberapa meter lagi pemerintah daerah bisa meneruskan perbaikan jalan dengan dibeton,” katanya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Blok H Darmin, Yatna mengatakan, penanaman pohon pisang di tengah jalan merupakan aksi spontan warga yang kesal terhadap kondisi jalan yang rusak dan belum diperbaiki. Padahal, kata Yatana, jalan tersebut adalah jalan poros kabupaten yang perbaikannya menjadi wewenang pemerintah daerah.
“Aksi ini dilakukan setelah Magrib karena kondisi parah dan rawan kecelakaan. Kami minta instansi terkait bisa melanjutkan perbaikan Jalan H Darmin sampai tuntas, agar tidak ada lagi yang berlubang dan tergenang air. Kerusakan ini kan tinggal beberapa meter lagi dari Desa Kertasemaya hingga pintu perlintasan Kertasemaya,” tukasnya. (oni) 
 

0 Komentar