Tak Punya Biaya, Bocah Luka Bakar hanya Diobati Obat Warung

Tak Punya Biaya, Bocah Luka Bakar hanya Diobati Obat Warung
TAK MAMPU BEROBAT: Rizky hampir seluruh wajahnya terkena luka bakar. FOTO: Deny Hamdani/ Radar Cirebon
0 Komentar

 
 
ASTANAJAPURA – Rizky Pujiadi (10) warga Blok Pon Desa Mertapada Wetan seluruh wajahnya luka bakar, akibat bermain di tempat pembakaran sampah beberapa waktu lalu. Kendati demikian, hingga saat ini Rizky belum pernah berobat ke rumah sakit ataupun puskesmas karena terkendala biaya. Ia hanya menggunakan obat warung.
Ibu dari Rizky, Siti Maesaroh kepada Radar mengatakan, anaknya terkena sambaran api saat bermain di tempat pembakaran sampah. “Kejadiannya Jumat jam 1 siang, saat itu lagi main dengan banyak temannya. Saat masih ada sisa bara api, salah satu temannya ada yang melemparkan. Dikira itu kemasan air minum, ternyata isinya bensin sehingga api langsung membesar dan terkena muka anak saya,” ujarnya.
Siti mengungkapkan saat kejadian tersebut teman-teman anaknya termasuk yang melemparkan bensin itu langsung lari. “Anak saya nggak tahu siapa yang melempar karena banyak sekali temannya, dan anak saya langsung lari ke sumur untuk mengambil air,” tuturnya.
Setiba di rumah, Maesaroh bersama dengan suaminya tidak membawa Rizky ke puskesmas ataupun rumah sakit. “Kita beli salep saja di warung dan untuk obat dalaman kita ada resep keluarga, sehingga kita bikin ramuan sendiri,”katanya.
Maesaroh mengaku terkendala biaya untuk membawa anaknya berobat kedokter ataupun rumah sakit. “BPJS nggak ada, karena sejak BPJS naik, kita sekeluarga sudah tidak bayar-bayar lagi. Selain itu juga suami saya kerjanya serabutan, dan sudah nggak bekerja banyak menganggur karena Covid,” tuturnya.
Atas dasar itu dirinya dan suaminya enggan membawa anaknya berobat ke dokter maupun rumah sakit. “Suami saya nggak mau urus-urusnya, berobat di rumah saja,” ucapnya.
Sebenarnya Maesaroh sangat berharap anaknya dibawa berobat ke rumah sakit. “Tetapi kami tidak punya uang dan BPJS juga mati tidak aktif,” keluhnya. (den)   

0 Komentar