Sambangi CFD, Puluhan Pemuda Tolak Tahura

Puluhan pemuda pencinta alam menggelar aksitolak Tahura dengan mengumpulkan koin untuk sumbang PAD di depan PendopoKuningan, saat acara CFD, kemarin. 
TOLAK TAHURA: Puluhan pemuda pencinta alam menggelar aksi tolak Tahura dengan mengumpulkan koin untuk sumbang PAD di depan Pendopo Kuningan, saat acara CFD, kemarin (1/3).FOTO: MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN
0 Komentar

koordinator
aksi Rizki menambahkan, aksi kampanye lingkungan untuk menolak Tahura tersebut
bertujuan untuk mengedukasi warga agar bisa menilai baik-buruknya rencana
perubahan fungsi hutan Gunung Ciremai dari TN ke Tahura.

“Kami
hanya memberi edukasi, biar masyarakat menilai sendiri, mana yang cocok diterapkan
untuk kelestarian hutan Ciremai, apakah TN ataukah Tahura,” katanya.

Sebelumnya,
wacana rencana perubahan status TNGC menjadi Tahura digelorakan Ketua Fraksi
PDIP DPRD Kuningan Dede Sembada, bersama fraksi-fraksi lainnya. Pernyataan
tersebut juga dikuatkan oleh Ketua Fraksi PKS Dede Sudrajat dan Ketua Fraksi
Golkar H Yudi Budiana SH.

Baca Juga:Nina Da’i Bachtiar Jadi Kandidat Bacabup Indramayu PotensialBPBD Jabar Gerak Cepat, Assessment Banjir di Kabupaten Bandung dan Sumedang

Desem-sapaan
akrab Dede Sembada- menegaskan seluruh Ketua Fraksi di DPRD Kuningan dalam
Rapat Pimpinan (Rapim) telah menyatakan sepakat untuk rencana perubahan TN ke
Tahura, karena menganggap TNGC sama sekali tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Namun
selang beberapa waktu kemudian, muncul pertentangan di dalam gedung DPRD, yakni
munculnya penolakan rencana perubahan status TNGC menjadi Tahura yang
digelorakan Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra, H Dede Ismail SIP.

Belakangan
muncul lagi isu telah ada kesepakatan bersama para fraksi dan pimpinan dewan
untuk satu suara mendukung Pemda Kuningan dalam upaya penurunan status TN
menjadi Tahura. Isu ini muncul kala para wakil rakyat Kuningan ini sedang
berada di luar pulau Jawa, yakni saat mereka melakukan kunjungan kerja ke Bali
dan Medan. (muh)

Laman:

1 2
0 Komentar