Selama menempati GCM, Setda akan menggunakan area seluas sekitar 3.790 meter persegi di lantai bawah, yang sebelumnya merupakan bekas toko Centro. Status penggunaan lokasi tersebut adalah pinjam pakai tanpa biaya sewa. Namun, biaya operasional seperti listrik dan internet tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Cirebon.
Untuk mendukung relokasi, pemkot juga menyiapkan anggaran sekitar Rp90 juta untuk biaya pemindahan dan pengamanan aset, termasuk bongkar pasang AC dan pengangkutan barang. “Tugas saya di sini mengamankan barang-barang, menurunkan AC, dan sebagainya sebelum kita pindah,” kata Arif.
Proses penyekatan ruangan di GCM pun sudah dilakukan dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Setelah seluruh persiapan selesai dan lebaran terlewati, aktivitas Setda direncanakan mulai berpindah ke GCM.
Baca Juga:Uang Baru Diburu, Cirebon Rp3,89 Triliun, Kepala BI Cirebon: Masyarakat Sangat Antusias Lakukan PenukaranU-Turn dari Tengahtani sampai Mundu Bakal Ditutup, Dilakukan saat Arus Mudik
Arif menambahkan, anggaran revitalisasi gedung Setda, terbeser bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10 miliar. “Cost sharing dari pemkot itu pada DED sebesar Rp500 juta. Kalau fisiknya murni dari provinsi,” jelasnya. (abd)
