Bekas Jembatan Kereta Pelabuhan Cirebon – Stasiun Kejaksan Bakal Disimpan KAI

Humas Daop 3: Kami Dukung Program Pak Walikota
DIBONGKAR: Jembatan kereta api Kalibaru saat dibongkar. Foto: Seno Dwi Priyanto/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan pembongkaran jalur atau jembatan kereta api Kalibaru oleh Pemkot Cirebon sudah dikoordinasikan dengan PT KAI.

“Kami mendukung program Pak Walikota Effendi Edo,” ujar Muhibbuddin kepada Radar Cirebon.

Program yang dimaksud Muhibbuddin adalah penataan Sungai Sukalila – Kalibaru. Jembatan lama dinilai menghambat aliran air.

Baca Juga:WFH ASN Kota Cirebon, Kamis Bike to Work, Jumat Kerja dari RumahEra Baru Kemitraan Indonesia dan Republik Korea

Tinggi jembatan kini terlalu dekat permukaan sungai. Saat air pasang, permukaan sungai nyaris menutupi jembatan itu.

Selain itu, selama ini jembatan tersebut ternyata menjadi titik penumpukan sampah. “Supaya penataan Sukalila lebih cantik, jembatan ini dibongkar,” jelas Muhibbuddin.

Ia mengatakan material besi jembatan disimpan PT KAI sebagai Barang Milik Negara (BMN). “Material besi itu tahun 1910-an, sekarang diamankan di lokasi KAI,” imbuhnya.

Menurut data PT KAI, jembatan Kalibaru masuk kategori aset lama, tetapi materialnya masih berharga. Besi tua dari jembatan berusia 110 tahun disimpan untuk dokumentasi dan potensi pemanfaatan lain.

Ya, Muhibbuddin memastikan material besi tua tetap terjaga. “Semua diamankan. Tidak ada yang dibuang sembarangan,” katanya.

Pemkot sendiri mengklaim pembongkaran sesuai program penataan sungai dan revitalisasi kawasan. Pemkot dan PT KAI menegaskan, meski jembatan sudah dibongkar, sejarah tetap tercatat. Material disimpan, jalur rel sudah tidak aktif, dan fungsi utama digantikan oleh jalur darat dan trotoar baru.

Pemkot memastikan pembangunan trotoar dan penataan sungai berjalan lancar. Jembatan lama, meski tidak berfungsi, telah memberikan kontribusi terhadap perencanaan revitalisasi kawasan Kalibaru dan Sukalila. Dengan pembongkaran ini, targetnya adalah aliran sungai lebih lancar. Penataan sampah di sepanjang sungai lebih mudah.

Baca Juga:Perayaan Harjad Ke-544 Kabupaten Cirebon, Wajib Pakaian AdatWFH Swasta Tak Wajib, Hanya Anjuran

Jalur publik dan trotoar baru dapat dibangun aman dan nyaman. Pemerintah kota menegaskan semua langkah dilakukan sesuai prosedur dan koordinasi dengan pemilik aset.

Revitalisasi Sungai Sukalila diharapkan meningkatkan estetika dan aliran sungai. Trotoar baru, area publik, dan penataan sampah menjadi fokus pemerintah. (ade)

0 Komentar