RADARCIREBON.ID – Tagihan iuran air bersih, listrik dan gas di Iran sangat murah. Bila dibandingkan dengan tagihan iuran yang sama di Indonesia, memang bikin iri hati.
Murahnya tagihan iuran air bersih, listrik dan gas tersebut, seperti yang diungkap dalam dialog 2 orang anggota Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran.
Dua orang pelajar itu berbincang-bincang membedah 3 kebutuhan pokok tersebut. Mereka mengungkap tagihan-tagihan di salah satu kontrakan yang dihuni 3 orang pelajar dari Indonesia tersebut.
Baca Juga:Kisah Cinta Sutan Syahrir dan Putri Pura Mangkunegaran di Kaki Gunung CiremaiWFH No, Naik Sepeda Oke
Dalam diskusi 2 pelajar yang tidak disebutkan namanya itu terungkap, kalau di Iran, tagihan iuran listrik, air dan gas itu tidak setiap bulan seperti di Indonesia. Penagihan iuran-iuran tersebut dilakukan berkala 2 atau 3 bulan sekali.
Tagihan itu dikirim dari pemerintah melalui SMS ke masing-masing pelanggan. Dalam sms tersebut juga sudah disertakan link pembayaran. Jadi cukup membayar melalui ponsel para pelanggan.
“Contohnya seperti ini. Ada jumlah tagihan dan link pembayaran,” ungkap diskusi 2 orang mahasiswa di Iran yang sedang membedah jumlah tagihan listrik, air dan gas itu.
Dialog kedua mahasiswa tersebut kemudian diposting di akun Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran di media sosial Facebook. Dialog itu pun memperoleh banyak komentar.
Mereka mencontohkan tagihan iuran air bersih yang sebesar 185 Tuman per 2 bulan. Kalau dirupiahkan sekitar Rp 20 ribu per dua bulan. Artinya jika dihitung per bulan, tagihan air tersebut hanya Rp 10 ribu.
Kemudian tagihan listrik. Juga dihitung per 2 bulan. Tagihan per 2 bulan sebesar 83 Tuman. Per dua bulan kalau dirupiahkan hanya Rp 10 ribu. Jadi jika dihitung per bulan, tagihan listrik hanya Rp 5 ribu.
Menurut mereka listrik di Iran sangat unik. “Kalau di Indonesia, menyalakan listrik, ac, kulkas mesin cuci sekaligus bisa jeglek. Tapi kalau di sini nggak. Kita nyalain semuanya, tidak jeglek,” ungkap mereka.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One WayArus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Cipali
Kemudian mereka juga mengatakan jika listrik di Iran, watt-nya sangat tinggi. Bisa sampai 5000 watt dihidupkan bareng-bareng, listrik masih aman.
Untuk ukuran setrika saja, bisa lebih dari 1000. “Di sini watt-nya tinggi tapi tak pernah jeglek. Dan harganya sangat murah,” ungkap salah satu mahasiswa itu.
