Perputaran Uang MBG Rp600 Miliar per Hari di Kalangan Petani, Pembudidaya dan Peternak

Ilustrasi Program MBG
Ilustrasi berita Program MBG Menyesuaikan, Penerapan Sekolah 5 Hari bagi Siswa SD
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah merilis data bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) berhasil menggerakan ekonomi di kalangan petani dan peternak.

Di kedua sektor ini saja, berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), ada perputaran uang sebesar Rp600 miliar per hari.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Suwandi, perputarakan uang dari MBG sebesar Rp1 triliun per hari tersebut, sebagian besar ke sektor pangan.

Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang

Sehingga yang turut mendapatkan manfaat adalah petani dan peternak. Nilainya pun tidak main-main yakni Rp600 miliar per hari.

“Setiap ada aktivitas kegiatan MPG, sehari (perputaran uang) Rp 1 triliun, itu Rp 600 miliar di antaranya untuk pangan,” kata Suwandi.

Dia menambahkan, program MBG telah terbukti dapat menggerakan ekonomi di desa. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya permintaan atas komoditas pertanian, peternakan dan hasil budidaya pangan.

“Pangannya artinya apa? Ada perputaran uang di petani, di peternak, di pembudidaya ikan, dan lainnya Rp 600 miliar (per hari),” kata Suwandi di acara Satu Tahun Perjalanan MBG dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta, Kamis, 16, April 2026.

Ia menambahkan, program MBG menggerakkan ekonomi di pedesaan. Sebab, permintaan komoditas pertanian jadi meningkat.

Suwandi memaparkan, total kebutuhan beras untuk program MBG mencapai 360 ribu ton pada 2025, nilainya mencapai Rp 5,16 triliun. Seiring dengan peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kebutuhan beras untuk program MBG tahun ini juga ikut naik menjadi 1,99 juta ton dengan nilai sekitar Rp 30,6 triliun.

“Kebutuhan beras satu tahun untuk SPPG, ini kami hitung 1,99 juta ton. Sangat besar. Ini (nilainya) Rp 30 triliun-an lebih dan menyerap tenaga kerja banyak,” ujarnya.

Baca Juga:IPhone 15 Mulai Rp10 Jutaan! Ini Update Harga iPhone 15 Series April 2026Desain Penataan Kawasan Gedung Sate, Bakal Terintegrasi dengan Lapangan Gasibu

Belum lagi produk-produk pertanian lainnya. Misalnya telur ayam, kebutuhan untuk program MBG pada 2026 mencapai 1,37 juta ton dengan nilai Rp 4,45 triliun.

Lalu daging ayam yang kebutuhannya untuk MBG tahun 2026 sebesar 990 ribu ton senilai Rp 41 triliun. Permintaan sayuran untuk MBG pada 2026 sebesar 2,48 juta ton dengan nilai Rp 9,92 triliun. Adapun kebutuhan buah-buahan untuk MBG pada 2026 mencapai 2,5 juta ton dengan nilai Rp 22,5 triliun.

0 Komentar