Selain itu, keberadaan sertifikasi menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk penguatan sistem perbenihan dan pendampingan petani.
“Ini menjadi awal untuk menjadikan tembakau Kuningan sebagai komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Wahyu.
Dengan empat varietas tembakau bersertifikat, Kuningan semakin mempertegas komitmennya dalam mengembangkan pertanian berbasis potensi lokal.
Baca Juga:Jadi Solusi Kemacetan dan Dorong Ekonomi, Pembangunan Underpass Jatibarang DinantikanUjikom JPT Kuningan 2026: Puluhan ASN Berebut 4 Kursi Strategis, Ini Harapan Mereka
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing komoditas daerah di pasar nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian. (ags)
