Grace menambahkan, program literasi akan terus dikembangkan melalui kolaborasi PNM dan BRI Life di berbagai wilayah. Cirebon menjadi salah satu kota dalam rangkaian program yang disusun kedua perusahaan, dengan rencana pelaksanaan di sekitar 10 kota pada tahap awal.
“Kami berharap literasi asuransi ini terus dilaksanakan. Setelah nasabah memahami dasarnya, mereka akan tahu saluran perlindungannya ke mana. PNM, BRI Life, dan BRINS masing-masing memiliki fungsi yang perlu dipahami nasabah,” tuturnya.
Dari sisi PNM, Pemimpin Cabang PNM Cirebon Wina Rustiani mengatakan kerja sama dengan BRI Life telah berlangsung sekitar dua tahun, sejak 2024. Dalam periode tersebut, penetrasi perlindungan asuransi kepada nasabah PNM Mekaar di wilayah Cirebon dinilai telah menjangkau sebagian besar nasabah.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Toto Suharto Kunjungi Mekarjaya, Kawal Kebutuhan Irigasi dan Akses Pertanian ke ProvinsiEasga FC U-17 Juara Grup D, Talenta Muda Kuningan Tantang Bandung United di Babak 32 Besar
“Kerja sama kami dengan BRI Life sudah sekitar dua tahun, sejak 2024 sampai sekarang. Penetrasinya cukup luas, hampir 80 persen nasabah kami sudah ter-cover asuransi BRI Life,” ujar Wina.
Menurut Wina, keberadaan asuransi diharapkan dapat memberikan manfaat ketika nasabah menghadapi kondisi yang tidak diinginkan. Perlindungan tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya untuk menjaga nasabah dan keluarganya dari tekanan ekonomi yang dapat muncul akibat risiko tertentu.
“Harapan kami dengan asuransi BRI Life ini nasabah mendapatkan manfaat jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Saat proses pencairan, kami juga menawarkan asuransi dengan benefit yang sudah disesuaikan khusus untuk nasabah Mekaar,” katanya.
Wina menegaskan, produk yang ditawarkan kepada nasabah Mekaar memiliki karakteristik berbeda karena disesuaikan dengan kemampuan segmen ultra mikro. Premi yang lebih rendah diharapkan membuat perlindungan asuransi semakin mudah dijangkau tanpa mengesampingkan manfaat yang diberikan.
Kolaborasi PNM dan BRI Life tersebut turut melibatkan Nur Wulan Saputri selaku Team Leader Divisi Alternate BRI Life serta Noviasih Natika Putri sebagai PIC JMN Kantor Pusat PT PNM. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai dasar-dasar asuransi, manfaat perlindungan, serta ruang diskusi untuk memperkuat pemahaman mereka.
Bagi PNM dan BRI Life, literasi menjadi pintu masuk untuk memperkuat inklusi keuangan di kalangan masyarakat ultra mikro. Ketika pemahaman meningkat, nasabah diharapkan dapat melihat asuransi bukan semata sebagai produk keuangan, melainkan sebagai instrumen untuk mengelola risiko dan menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga maupun usaha.
