Program Revitalisasi Sekolah Mampu Tingkatkan Kualitas KBM 

Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan Majalengka H Rd Muhamad Umar Ma’ru
Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan Majalengka H Rd Muhamad Umar Ma’ruf meninjau revitalisasi satuan pendidikan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar dan kenyamanan siswa.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM). Perbaikan sarana dan prasarana sekolah tidak hanya membuat lingkungan pendidikan lebih layak, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa selama mengikuti proses pembelajaran.

Sekolah dengan kondisi bangunan yang layak, aman, bersih, serta didukung fasilitas memadai dinilai dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar. Lingkungan yang nyaman juga membantu peserta didik lebih fokus menerima materi yang disampaikan guru.

Bupati Majalengka, Drs H Eman Suherman MM, mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Majalengka.

Baca Juga:Baznas Majalengka Salurkan Rp300 Juta untuk NTTBukan Hanya Modal, PNM Buka Akses Jejaring bagi Nasabah PNM Mekaar di Cirebon

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas pembelajaran dan tenaga pendidik, tetapi juga harus didukung sarana dan prasarana yang memadai.

“Revitalisasi sekolah ini bukan sekadar memperbaiki bangunan. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita bisa belajar dengan aman, nyaman, dan lebih bersemangat. Ketika ruang kelasnya layak dan lingkungan sekolahnya baik, tentu akan memberikan pengaruh terhadap kualitas belajar mereka,” ujar Eman, Rabu (16/9/2026).

Eman menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terus berupaya mempercepat peningkatan kualitas sarana pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan.

Selain mengandalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Majalengka juga aktif melakukan jemput bola dengan mengusulkan dukungan kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Setiap tahun, kata Eman, Pemkab Majalengka menyampaikan usulan pembangunan dan rehabilitasi sekolah kepada pemerintah pusat dan provinsi agar kebutuhan sarana pendidikan dapat ditangani secara bertahap.

“Kita setiap tahun terus melakukan jemput bola. Kita datang dan mengusulkan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi agar pembangunan dan rehabilitasi sekolah di Majalengka bisa mendapatkan dukungan. Kita tidak hanya menunggu, tetapi aktif memperjuangkan kebutuhan sekolah-sekolah kita,” tegasnya.

Menurut Eman, langkah tersebut penting mengingat kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Majalengka masih cukup besar. Sementara itu, kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan sehingga diperlukan sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

0 Komentar