Warga Cihanjaro Terima Bantuan Air Bersih

Bantuan air bersih Cihanjari Kuningan
BPBD Kuningan menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada 102 kepala keluarga atau sekitar 290 jiwa di Dusun Sukaasih, Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, Senin (21/9).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Krisis air bersih mulai menjadi persoalan serius bagi sebagian warga Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, Kuningan. Kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari membuat masyarakat di sejumlah wilayah, harus mengandalkan bantuan distribusi air bersih dari pemerintah.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga di Dusun Sukaasih, Desa Cihanjaro, Senin (21/9).

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan,Indra Bayu Permana menjelaskan, distribusi dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai bentuk respons terhadap laporan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Bantuan diprioritaskan bagi warga di tiga wilayah RT, yakni RT 007, RT 008, dan RT 009 RW 003 Dusun Sukaasih.

Baca Juga:Salat Istisqa di Tengah Kekeringan, Bupati Kuningan Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Jaga Air dan LingkunganMenjelang Ramadan 2027, Andalus Siapkan Impor Kurma Mesir 

“Distribusi air bersih ini dilakukan, untuk membantu masyarakat yang terdampak kesulitan air bersih,”terangnya.

Data BPBD mencatat, kebutuhan air bersih tersebut mencakup sedikitnya 102 kepala keluarga dengan sekitar 290 jiwa. Rinciannya, RT 007 dihuni 35 KK atau sekitar 100 jiwa, RT 008 sebanyak 42 KK atau 105 jiwa, sedangkan RT 009 sebanyak 25 KK dengan sekitar 85 jiwa.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih bukan sekadar kebutuhan sesaat, melainkan menyangkut kebutuhan dasar ratusan warga yang harus mendapat perhatian serius, terutama ketika sumber air masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan harian.

Distribusi 5.000 liter air menjadi langkah tanggap pemerintah untuk menjaga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Namun, di tengah ancaman kekeringan yang masih membayangi sejumlah wilayah Kuningan, persoalan ketersediaan air bersih membutuhkan penanganan yang tidak hanya bersifat distribusi darurat, tetapi juga penguatan sumber dan ketahanan air masyarakat.

BPBD Kuningan pun terus melakukan respons terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih, sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak kekeringan dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar tersebut. (ags)

0 Komentar