Unma Jadi Lokasi Shooting Film My Sista My Bodyguard

Unma jadi lokasi shooting.
Unma Jadi Lokasi Shooting Film My Sista My Bodyguard
0 Komentar

RADARCIEREBON.ID – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Majalengka (Unma) menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar film pendek My Sista My Bodyguard, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi FISIP Unma dengan PH Lima Sekawan Pictures. Pengambilan gambar berlangsung di area teras dan sejumlah ruang kelas FISIP Unma yang disesuaikan menjadi lokasi syuting.

Selain menjadi lokasi produksi, kegiatan tersebut juga dikemas dalam bentuk Workshop Short Movie on the Spot. Mahasiswa berkesempatan menyaksikan langsung proses produksi film, mulai dari persiapan lokasi dan peralatan, pengarahan pemain, pengambilan gambar, hingga manajemen produksi.

Baca Juga:Polres Majalengka Ungkap Tindak Pidana Sepanjang Agustus-September 2026SDN 2 Panjalin Kidul Wujudkan Sekolah Ramah Anak 

Melalui workshop tersebut, mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan sutradara dan kru film mengenai proses kreatif serta teknis produksi karya audiovisual. Peserta juga berkesempatan melakukan wawancara dengan talent dan pemeran yang terlibat dalam produksi.

Film My Sista My Bodyguard mengangkat kisah keluarga tentang kakak beradik dengan karakter yang bertolak belakang. Sang adik merupakan laki-laki berhati lembut, penurut, dan cinta damai. Sementara sang kakak digambarkan sebagai perempuan tangguh, berani, dan selalu berada di barisan depan untuk melindungi adiknya.

Perbedaan karakter tersebut kemudian memunculkan berbagai konflik yang melibatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Di balik unsur drama dan aksi, film ini membawa pesan mengenai penerimaan terhadap perbedaan karakter, kekuatan ikatan keluarga, serta keberanian untuk saling menjaga.

Kesempatan terlibat langsung dalam produksi juga diperoleh Muhamad Al Pariz, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unma. Dalam film tersebut, Pariz dipercaya menjadi salah satu talent dan berakting bersama pemeran lainnya.

Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman praktis bagi Pariz dalam memahami proses pemeranan, pengarahan sutradara, pengambilan gambar, serta kerja sama antara talent dan kru selama produksi.

“Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kreativitas saya,” kata Pariz.

Pelaksanaan workshop di lokasi syuting memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoretis, tetapi juga dapat mengamati langsung ritme kerja, pembagian tugas, koordinasi kru, serta berbagai proses di balik layar.

0 Komentar