APJ Bisa Bertahap Sesuai Anggaran, Warga Minta Pemkot Cirebon Terangi Argasunya

KPBU APJ
Rencana Pemkot Cirebon menerapkan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ)
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kebutuhan alat penerangan jalan (APJ) atau yang biasa dikenal sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya di wilayah Kelurahan Argasunya, masih minim. Salah satunya di RW 09 Cibogo yang dinilai masih tertinggal dari sisi infrastruktur dibandingkan dengan wilayah lainnya di Kelurahan Argasunya.

Tokoh Pemuda RW 09 Cibogo, Muhammad Ubaedilah mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, salah satu kebutuhan infrastruktur yang cukup mendesak adalah penerangan jalan. Ubaedilah mengatakan, warga RW 09 Cibogo sebenarnya telah mengajukan kebutuhan PJU melalui Kelurahan Argasunya pada 2025.

Dalam pengajuan itu, terdapat kebutuhan sebanyak 110 titik PJU. Namun, hingga saat ini baru 34 titik yang terealisasi. “Pengajuan PJU tahun 2025 sebanyak 110 titik, baru terpasang 34 titik,” ujar Ubaedilah kepada Radar Cirebon.

Baca Juga:Mesin Investasi Terus Dipacu, Rp3,23 Triliun Sudah Masuk Kabupaten CirebonBerkat Kartu Identitas di Tas Pinggang Yaya Carya, Korban KM Virgo asal Cirebon

Menurutnya, masih dibutuhkan penambahan APJ di sejumlah lingkungan RW 09 Cibogo agar aktivitas warga lebih aman, terutama pada malam hari. Ia berharap kebutuhan APJ di RW 09 Cibogo dapat dipenuhi Pemkot Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Menurutnya, dengan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak penerangan jalan yang mencapai sekitar Rp38-39 miliar per tahun, kawasan Argasunya semestinya mendapat perhatian dalam penambahan PJU. Ia menegaskan, penambahan APJ tidak harus dilakukan sekaligus.

Pemkot dapat merealisasikannya secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran. “Tidak harus sekaligus. Bisa bertahap, yang penting ada realisasi. Sampai sekarang belum ada titik terang penambahan APJ di kawasan Argasunya,” tandas Ubaedilah.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Cirebon periode 2009-2014 Drs Priatmo Adji menilai secara umum APJ di Kota Cirebon sudah cukup bagus. Kota Cirebon, katanya, tidak terlihat gelap pada malam hari. “Saya kira APJ di Kota Cirebon sudah cukup terang,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Kalaupun Pemkot Cirebon ingin menambah APJ, lanjut Adji, jumlahnya tak terlalu besar, bahkan tidak sampai belasan ribu titik. “Kalau ada penambahan APJ, hanya tinggal di beberapa titik saja seperti Kebon Pelok, Kalijaga, Argasunya,” ujarnya.

Pengadaan pun, lanjutnya, cukup secara bertahap tanpa harus melalui kerjasama pihak swasta atau pihak ketiga. Justru, lanjutnya, kalau ada pihak ketiga dalam proyek APJ, menimbulkan kecurigaan antarinstansi, misalnya, korupsi, komisi, dan lain-lain. “Jadi jangan membuka peluang untuk jadi korupsi baru di Kota Cirebon,” ujarnya.

0 Komentar