Suara Goong Renteng yang telah berusia sekitar lima abad masih terdengar di tengah kehidupan masyarakat Cibogo, Desa Kadugede, Kecamatan Kadugede, Kuningan. Keberadaan alat musik tradisional tersebut menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat tetap hidup ketika terus dimainkan dan diwariskan antargenerasi.
*****
GOONG Renteng menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Pasar Renteng yang digelar masyarakat setiap bulan. Dentangan alat musik tersebut tidak hanya menjadi pengiring tradisi, tetapi juga digunakan sebagai sarana menyambut tamu sekaligus mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.
Tradisi itu mendapat perhatian saat Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, mengunjungi Pasar Renteng di Blok Cibogo. Ia melihat keberadaan Goong Renteng sebagai warisan sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi dan perlu mendapat perlindungan.
Baca Juga:Banggar DPRD Kuningan Soroti Fiskal, Desak Optimalkan PAD Cegah Banjir, Polres Kuningan Bersihkan Pasar Baru dan Sungai Citamba
Menurut Dian, usia Goong Renteng yang mencapai sekitar 500 tahun menjadi alasan kuat agar keberadaannya tidak sekadar dipertahankan, tetapi juga didukung melalui upaya pelestarian yang lebih terencana. Ia bahkan mempertimbangkan perlunya ruang khusus untuk menyimpan dan memperkenalkan warisan tersebut.
“Goong Renteng ini usianya sudah sekitar 500 tahun. Ini luar biasa. Harus kita jaga, kita rawat dan kalau memungkinkan dibuatkan museum,” ujar Bupati Dian.
Dian menilai pelestarian juga harus dilakukan dengan tetap menjaga tradisi masyarakat yang selama ini memainkan Goong Renteng. Karena itu, benda asli dapat diprioritaskan sebagai koleksi yang dilindungi, sementara kebutuhan pertunjukan rutin bisa menggunakan replika.
Langkah tersebut dinilai dapat menjadi jalan tengah antara menjaga keaslian benda bersejarah dan mempertahankan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat memainkan Goong Renteng tanpa mengabaikan aspek perlindungan terhadap benda aslinya.
Selain menjaga fisiknya, Dian menekankan pentingnya memperkenalkan sejarah Goong Renteng kepada generasi muda. Pengetahuan mengenai warisan budaya lokal dinilai menjadi bagian penting agar keberadaannya tidak terputus akibat perubahan zaman.
Ia mengingatkan, generasi muda perlu mengetahui bahwa lingkungan tempat mereka tumbuh memiliki peninggalan sejarah yang bernilai. Pemahaman tersebut diharapkan menumbuhkan rasa memiliki sekaligus mendorong keterlibatan generasi berikutnya dalam pelestarian budaya.
