RADARCIREBON.ID – Target meraih minimal 10 kursi DPRD Kabupaten Kuningan pada Pemilu 2029 menjadi pijakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memperkuat organisasi dan memperluas basis dukungan. Partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu mulai menata strategi melalui konsolidasi kepengurusan, regenerasi kader, hingga penguatan struktur organisasi di tingkat desa.
Langkah tersebut ditegaskan dalam tiga agenda strategis Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kuningan, yakni Orientasi Politik Pengurus, Pengukuhan Pengurus DPC PKB, dan Musyawarah Kerja Cabang. Kegiatan berlangsung di RM Mayang, Aula Al Kenzie, Kuningan, Sabtu (10/10).
Ketua DPC PKB Kuningan H Ujang Kosasih, didampingi Sekretaris M Rasdi dan Bendahara Iyan Ahmad Fauzi, mengatakan penguatan organisasi menjadi pekerjaan utama seluruh jajaran pengurus. Target politik tidak mungkin tercapai, tanpa konsolidasi yang berjalan serentak dari tingkat cabang hingga akar rumput.
Baca Juga:Raih 287 Suara, Hilmi-Firly Resmi Menjadi Ketua dan Wakil Presma Unisa Kuningan Pemda Kuningan Menyoroti Penonaktifan 67.254 Peserta Bantuan Iuran JKN
“Seluruh pengurus wajib melakukan konsolidasi. Kita tidak boleh hanya kuat di struktur, tetapi juga harus mampu menggerakkan kader dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dalam agenda tersebut, sebanyak 90 pengurus DPC PKB Kuningan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Mereka terdiri atas 35 pengurus Dewan Syuro dan 55 pengurus Dewan Tanfidz. Sebelum pengukuhan, para pengurus mengikuti orientasi politik dengan materi yang disampaikan perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat.
Kepengurusan baru juga dirancang untuk memadukan pengalaman tokoh senior dengan semangat generasi muda. Ujang menyebut sekitar 30 hingga 40 persen komposisi pengurus merupakan kader berusia di bawah 40 tahun.
Selain memberi ruang bagi kader muda, PKB Kuningan memperkuat jajaran organisasi dengan sejumlah tokoh yang memiliki latar belakang birokrasi, organisasi kemasyarakatan, dan politik. Di antaranya mantan anggota Dewan Pengawas Bank Kuningan, H Kamil Ganda Permadi, yang masuk jajaran Dewan Syuro; mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kuningan, H Ahmad Faruk; serta mantan Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kuningan, Julkarnaen, yang kini bergabung dengan PKB.
Menurut Ujang, keberagaman latar belakang tersebut diharapkan memperkuat kemampuan partai dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Regenerasi tidak hanya berkaitan dengan pergantian figur, tetapi juga membuka ruang partisipasi lebih luas bagi kader muda, perempuan, dan elemen masyarakat lainnya.
