RADARCIREBON.ID – Pembentukan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mampu merencanakan masa depan membutuhkan pendidikan serta pendampingan yang berkelanjutan. Bunda Generasi Berencana (Genre) Kuningan, Hj Ela Helayati, menegaskan pentingnya membekali remaja dengan pengetahuan, keterampilan hidup, dan pemahaman yang tepat agar mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Ela saat membuka kegiatan Sekolah Generasi Berencana dan Pemilihan Duta Genre Kuningan Tahun 2026 di Ruang Rapat Sang Adipati, Gedung Setda Kuningan.
Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Karena itu, pembinaan remaja harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan perilaku berisiko, perencanaan pendidikan dan karier, hingga kesiapan membangun kehidupan berkeluarga.
Baca Juga:Ratusan Kader PPP Kuningan Konsolidasi, Tegaskan Bangkit dan Targetkan SenayanHarvest Domino Club Juara Turnamen Orado Panglima
Ela menegaskan, pemilihan Duta Genre bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana menjaring figur muda yang mampu menjadi teladan sekaligus menyebarkan informasi positif kepada teman sebaya.
“Jadilah Duta yang benar-benar hadir di tengah remaja, mau mendengarkan aspirasi mereka, menyampaikan informasi yang benar, serta mengajak teman-teman sebaya untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik,” pesannya.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Sekolah Genre sebagai ruang pembelajaran untuk membangun karakter, kepercayaan diri, dan keterampilan hidup. Ela mengajak sekolah, orang tua, serta masyarakat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan remaja melalui komunikasi yang hangat dan keteladanan.
Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kuningan Drs H Apip Ropii, mengatakan seleksi Duta Genre 2026 menitikberatkan pada tiga aspek, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiganya menjadi bekal penting bagi peserta untuk menjalankan peran sebagai panutan sekaligus agen perubahan positif di kalangan remaja.
Duta terpilih nantinya dipersiapkan mewakili Kabupaten Kuningan pada pemilihan tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekolah Genre juga akan menerapkan metode pembelajaran yang beragam, mulai dari tatap muka, daring, hingga kegiatan luar ruang.
Kawasan Telaga Surian direncanakan menjadi salah satu lokasi pembelajaran untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus mengenalkan potensi lingkungan daerah.
Kabid Keluarga Sejahtera DPPKBP3A Kuningan, Anwar Nasihin melaporkan bahwa pemilihan Duta Genre 2026 diikuti 40 pendaftar dari 18 SMA, SMK, dan MA, serta 33 pendaftar mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi di dalam maupun luar Kabupaten Kuningan.
