Ratusan Kader PPP Kuningan Konsolidasi, Tegaskan Bangkit dan Targetkan Senayan

Ist 
KONSOLIDASI: Ratusan kader PPP mengikuti Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP Kabupaten Kuningan di Desa Pagundan, Kecamatan Sindangagung, Minggu (27/9/2026). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Soliditas struktur menjadi fokus utama Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP Kabupaten Kuningan yang digelar di Desa Pagundan, Kecamatan Sindangagung.

Forum tersebut diikuti seluruh ketua dan sekretaris dari 32 PAC PPP se-Kabupaten Kuningan serta perwakilan 367 ranting sebagai bagian dari penguatan organisasi menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Turut hadir unsur Hamida Kuningan serta jajaran anggota DPRD Kuningan dari Fraksi PPP yakni Ali Akbar, dr H Toto Taufikurohman, H Momon Suherman dan H Uus Yusuf.

Baca Juga:Bakti Kolaborasi PDKB Libatkan 223 PersonelKukang Bertengger di Jemuran Warga, Damkar Kuningan Berhasil Evakuasi

Ketua DPC PPP Kuningan Ali Akbar menempatkan Musancab sebagai momentum kebangkitan partai. Ia mengajak seluruh kader membangun kembali kekuatan PPP melalui soliditas organisasi dan kesamaan tujuan.

“Spirit kita adalah Bangkit PPP. PPP Kuningan menang, menang, menang,”serunya yang kemudian disambut riuh ratusan kader.

Menurut Ali, dinamika politik ke depan menuntut PPP memiliki barisan yang solid sekaligus mampu diterima lintas generasi. Karena itu, keberadaan para tokoh partai menurutnya tidak cukup hanya sebatas hadir dalam kegiatan politik, tetapi juga harus dibarengi perhatian dan pembinaan terhadap kader di tingkat bawah.

Ia menegaskan, kader PPP harus berada dalam satu barisan, satu perjuangan dan satu tujuan. Target yang hendak dibangun pun tidak berhenti pada konsolidasi organisasi, tetapi membawa kembali PPP ke parlemen tingkat nasional.

“Saya yakin dan percaya, semua yang hadir punya cita-cita yang sama, ingin PPP kembali ke Senayan. Siap membawa PPP kembali ke Senayan?” kata Ali yang langsung dijawab serentak,“Siap!”

Ali juga mendorong PPP, untuk kembali memperkuat kedekatan dengan pondok pesantren dan basis masyarakat Islam. Menurutnya, kedekatan tersebut merupakan bagian dari identitas historis PPP sebagai partai yang berakar dari kekuatan organisasi Islam.

Ia meminta, kader tidak ragu menunjukkan identitas kepartaian dalam setiap aktivitas di tengah masyarakat. “Kalau kita kader terbaik PPP, dalam setiap aktivitas jangan malu bahwa kita adalah PPP,” tegasnya.

Baca Juga:BPBD Kuningan Memperkuat Kapasitas Pegawai dan Relawan Melalui Pelatihan MitigasiLapas Kuningan Libatkan Warga Binaan Kerja Bakti 

Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan, bahwa konsolidasi organisasi menjadi salah satu kunci penting untuk mengembalikan kekuatan politik PPP.

0 Komentar