RADARCIREBON.ID – Ada 28 tim dari 18 sekolah, meramaikan Sagara Haornas Cup 2026, ajang Student Development Basketball tingkat SMA sewilayah III Cirebon.
Turnamen yang khusus mempertandingkan tim putra dan putri ini berlangsung pada 18–21 Oktober 2026 di Sport Hall Bima, Kota Cirebon.
Dari total peserta, sebanyak 16 tim putra dan 12 tim putri bersaing memperebutkan hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.
Baca Juga:Ini Cara Menangkal Propaganda IRET di Ruang Virtual Gim OnlineSoal Mitigasi Radikalisme Digital, Putri Langka Sarankan Pendekatan Dialogis untuk Lindungi Anak
Sagara Haornas Cup 2026 menjadi penyelenggaraan perdana yang digagas untuk mendukung pengembangan kemampuan serta pengalaman bertanding atlet basket pelajar.
Wilayah peserta meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Sumedang, dan Pangandaran.
Turnamen ini menggunakan sistem gugur atau knockout, sehingga setiap pertandingan menjadi penentu bagi tim untuk melanjutkan langkah ke babak berikutnya.
Salah satu ketentuan utama dalam kompetisi ini adalah larangan bagi pemain yang pernah mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Popwil), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) untuk berpartisipasi.
Aturan tersebut diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar lain mengembangkan potensi dan merasakan atmosfer kompetisi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Andi Wibowo mengatakan, ajang tersebut dapat menjadi ruang pembinaan bagi atlet muda, khususnya pelajar yang membutuhkan pengalaman bertanding.
“Kompetisi seperti ini penting untuk memberikan kesempatan kepada pelajar mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, serta menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga basket sejak usia sekolah,” ujar Andi.
Baca Juga:WSC Juara Umum Fun Swim Kesaktian Pancasila Cup 2026Pancasila Sakti di Tengah Gempuran Ideologi Ekstrem dan Politik Pecah Belah Bangsa, Ini Kata Amir Mahmud
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Cirebon, Deddi Yudianto menegaskan, kompetisi pelajar memiliki peran penting dalam memperluas pembinaan bola basket di daerah.
“Melalui turnamen ini, kami berharap semakin banyak bibit atlet potensial yang muncul. Mereka perlu mendapatkan kesempatan bertanding agar kemampuan dan pengalaman bermain terus berkembang,” kata Deddi.
Pembina Sagara Foundation, Ikin Sahrikin menyebut, penyelenggaraan Sagara Haornas Cup 2026 merupakan bagian dari upaya mendukung perkembangan olahraga sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan kompetisi yang bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi sarana belajar, membangun sportivitas, dan mempersiapkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Ikin.
