Tanggapi Protes Mahasiswa Soal Keracunan MBG, Edo: Kami Sudah Koordinasi dengan BGN

Effendi Edo Demonstrasi Mahasiswa
PENJELASAN: Wali Kota Cirebon Effendi Edo dan pimpinan DPRD memberikan penjelasan kepada mahasiswa, terutama penanganan ratusan korban dugaan keracunan MBG. Foto: Seno Dwi Priyanto/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Wali Kota Cirebon Effendi Edo turut menanggapi protes mahasiswa, mulai dari persoalan karhutla dan pelaksanaan program MBG. Terkait karhutla, Wali Kota Effendi Edo menyampaikan keprihatinannya atas berbagai kejadian kebakaran, termasuk yang terjadi di wilayah Kuningan.

“Sebagai bentuk respons, kami Pemerintah Kota Cirebon telah menginstruksikan jajaran pemadam kebakaran dan BPBD untuk mengirimkan personel guna membantu penanganan di daerah terdampak (saat terjadi karhutla di Gunung Ciremai, red),” ujar Edo saat menerima aksi mahasiswa di Gedung DPRD kemarin.

Sementara mengenai persoalan MBG, Edo mengatakan pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan dan penanganan para korban agar memperoleh perawatan medis yang diperlukan. “Terdapat 423 korban dalam kejadian tersebut (dugaan keracunan MBG di Kalijaga, red) dengan dua orang di antaranya masih menjalani perawatan,” terangnya.

Baca Juga:Kewajiban Sertifikasi Halal Mundur, Literasi DiperkuatEkspor Perkebunan Tembus Rp503,3 Triliun

Kata Edo, Pemkot Cirebon telah berkoordinasi dengan BGN. Menindaklanjuti kejadian tersebut, masih kata Edo, BGN menerbitkan nota dinas yang memuat enam poin ketentuan untuk memperbaiki pelaksanaan MBG dan mencegah kejadian serupa terulang. “Kita sudah koordinasi dengan BGN. Adanya kejadian ini, keluar nota dinas dari BGN. Ada enam item, nanti disepakati oleh SPPG agar tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Cirebon juga akan menyusun pakta integritas bagi seluruh SPPG di Kota Cirebon. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memperkuat komitmen pelaksana dalam memenuhi ketentuan dan menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat. (cep)

0 Komentar