Warga Bakung Kidul Swadaya Helat Karnaval Kemerdekaan RI, Bambang: Bukti Gotong Royong Masih Kuat

karnaval-kemerdekaan
Anggota DPRD Porivinsi Jawa Barat yang juga tokoh Desa Bakung Bambang Mujiarto ST menyawa warga dalam karnaval kemerdekaan yang digelar desa setempat. Foto: Andri Wiguna/Radarcirebon.id
0 Komentar

CIREBON, RADARCIREBON.ID – Ribuan warga Bakung Long Kabupaten Cirebon tumpah ruah di jalan raya menyaksikan karnaval kemerdekaan yang dibiayai secara gotong royong.

Tua, muda hingga anak-anak larut dalam suasana kegembiraan dalam rangka kemeriahan rangkaian peringatan hari kemerdekaan RI ke-78 itu.

Di desa ini, warga secara gotong royong dan swadaya menggelar karnaval kemerdekaan. Tidak hanya dari desa setempat, ada beberapa warga dari desa lainnya juga yang ikut andil memeriahkan pesta rakyat yang digelar, Minggu (20/8) pagi tersebut.

Baca Juga:Syukuran Satu Windu Ponpes Al Muqoddas Cirebon, Ribuan Orang Hadiri Al Muqoddas BersholawatHarga Kebutuhan Pokok Masyarakat Naik, DKPP Cirebon Canangkan Gerakan Pangan Murah

Mereka membuat berbagai ornamen karnaval seperti drum band dari galon, replika burung raksasa, replika paksi nagaliman berdasarkan kreativitas masing-masing dengan ketentuan tidak bertentangan dengan hukum.

Tokoh masyarakat Desa Bakung Kidul, Bambang Mujiarto ST yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat terlihat berada dalam rangkaian paling depan dengan menaiki kereta paksi. Ia beserta isteri menyapa warga yang sejak pagi menunggu karnaval ini melintas.

Menurutnya, pelaksanaan karnaval ini adalah bentuk dari gotong royong dan kekompakan masyarakat yang muncul karena semangat memiliki dan untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan yang sudah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Kami apresiasi sekali atas antusias masyarakat.  Tentu kegiatan seperti ini bisa menjadi hiburan bagi masyarakat dan sarana untuk menyalurkan kreativitas agar para pemuda tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif,” ujar Bambang.

Ditambahkannya, karnaval ini menjadi bukti bahwa rasa memiliki masyarakat dan menjaga serta mengisi kemerdekaan RI begitu besar.

Ini bisa dilihat dari kemandirian dan gotong royong dalam hal pembiayaan kegiatan, masyarakat secara sukarela urunan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan RI ke 78.

“Terselenggarnaya karnaval ini bukti bahwa gotong royong masih kuat di dalam masyarakat kita. Apa yang kita lakukan ini tentu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan keringat, darah serta air mata para pejuang kemerdekaan pada jaman perjuangan dulu yang harus bertaruh nyawa mengusir penjajah,” kata Bambang.

0 Komentar