Menurutnya, pembangunan Hutan Kota Garatengah ini salah satu upaya untuk mengembangkan potensi konservasi yang ada di Kabupaten Kuningan. “Sekarang kita bisa melihat langsung perkembangannya, mudah-mudahan nanti dapat menghasilkan sumber mata air. Sehingga perawatan di Hutan Kota Garatengah terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Adanya hutan kota tersebut, Wabup Edo berharap, ke depan dapat menjadi salah satu destinasi wisata berkonsep konservasi alam di Kabupaten Kuningan. Usai melihat suasana Hutan Kota Garatengah, Ia langsung beranjak menuju peternakan kelinci yang kini tengah dibudidayakan oleh kelompok pemuda desa setempat.
“Saya mengunjungi juga peternakan kelinci yang dibentuk oleh kelompok pemuda Desa Garatengah. Ini merupakan sebuah langkah UMKM, mudah-mudahan usaha ini dapat terus berkembang dan maju,” imbuhnya.
Terlebih jika di kawasan peternakan kelinci akan dibangun lokalisasi sate kelinci. Tentunya gagasan ini dapat menjadi sumber pendapatan desa, sekaligus pemberdayaan masyarakat setempat. “Namun adanya pandemi Covid-19, peternakan kelinci di Garatengah ini juga terdampak dan mengalami permasalahan. Tadinya bisa sampai ratusan kelinci, sekarang hanya tersisa 40 ekor saja,” pungkasnya. (ags)
Hutan Kota untuk Wisata Konservasi
