RADARCIREBON.ID – Wakil Bupati (Wabup) Cirebon H Agus Kurniawan Budiman memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan TPS 3R Ciawigajah Berkah Desa Ciawigajah Kecamatan Beber, yang mampu mengelola hingga 12 ton sampah per hari tanpa menyisakan residu.
Apresiasi tersebut disampaikan saat wakil bupati yang akrab disapa Jigus itu, melakukan peninjauan langsung ke lokasi TPS 3R Ciawigajah Berkah.
Dalam kunjungan itu, Jigus didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Dede Sudiono ST MSi serta Camat Beber Hevazi Aldahary.
Baca Juga:Apoteker Usulkan SIP Tiga Lokasi, Bupati Cirebon: Jika Sesuai Aturan Silakan DiprosesTagih Janji soal Sampah, Kembali Meluber di TPS, Warga PCL Protes Pemda hingga DPRD
Menurut Jigus, keberhasilan pengelolaan sampah di Desa Ciawigajah menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat diselesaikan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Ini menjadi contoh nyata bagaimana sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah justru bisa diubah menjadi potensi ekonomi. Pemerintah Kabupaten Cirebon tentu memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ciawigajah dan seluruh pengelola TPS 3R,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jigus meninjau secara langsung proses pengolahan sampah mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan hasil olahan yang memiliki nilai ekonomi.
Ia menilai, sistem yang diterapkan di TPS 3R Ciawigajah sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang saat ini terus didorong pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Pengelolaan sampah di sini sudah sangat baik. Selain mampu menangani sampah dalam jumlah besar, juga memberikan manfaat ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal dengan penghasilan yang sesuai ketentuan,” katanya.
Jigus menyebut, capaian TPS 3R Ciawigajah layak menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Pelepasan Siswa Kelompok B RA Tahfidz Quran Attaqwa UNU Cirebon Gelar Wisuda Ke-VII, 368 Lulusan Resmi Sandang Sarjana
Terlebih, fasilitas tersebut mampu mengolah sampah hingga 12 ton setiap hari tanpa menyisakan residu yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.
“Ini menunjukkan bahwa jika dikelola dengan baik dan didukung kolaborasi semua pihak, sampah bisa menjadi kekuatan baru dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Pemkab Cirebon, lanjut Jigus, terus mendorong lahirnya inovasi serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
