Ruang Kelas SDN Kebon Pelok Tunggu Ambruk

Ruang Kelas SDN Kebon Pelok Tunggu Ambruk
Tampak depan 3 ruang kelas yang kondisi atapnya tidak layak. Biasa-biasa saja namun jika dilihat ke atas kondisinya memprihatinkan.  Foto: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Tiga ruang kelas SDN Kebon Pelok yang memprihatinkan, tak kunjung mendapat perbaikan. Padahal, pihak sekolah telah mengajukan perbaikan itu kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon sejak tahun 2016. Kini, kondisinya tinggal menunggu ambruk. Sambil berdoa, supaya tak akan pernah ada korban.
“Sampai sekarang tiga ruang kelas itu belum diperbaiki,” ujar kepala SD tersebut, H Moh Syafei, kemarin.
Reng kayu penyanggah genting tiga ruang kelas SD yang berlokasi di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti itu, keropos. “Tadinya mau dirobohin sekalian biar diperhatikan. Mengkel (kesal, red). Karena, diripada membahayakan peserta didik!” kata Syafei.
Syafei mengaku mengajukan proposal perbaikan tiga ruang kelas itu sejak tahun 2016. Atau saat dirinya baru menjabat sebagai kepsek. Bahkan pengajuan perbaikan telah dilayangkan lebih dari satu kali. Kondisi reng penyanggah genting yang tidak layak, katanya, sudah berlangsung sejak 2015. Kurang lebih sudah lima tahun.
Di lokasi, terlihat penyanggah genting itu mengeropos. Jika genting itu dicopot dari dudukannya, genting tidak akan bisa dipasang kembali. Karena, reng tersebut rapuh dan patah. Syafei menambahkan, untuk sementara, pihaknya menerima bantuan perbaikan dari komite sekolah. Namun, bantuan itu bukan berupa penggantian reng penyanggah genting. Melainkan perbaikan atap atau plafon.
“Kalau atap genting roboh, tetap saja membahayakan. Karena, bukan rengnya yang diganti,” terangnya.
Dikatakannya, SDN Kebon Pelok berdiri sejak tahun 1982. Dan selama 39 tahun itu, atap tiga ruang kelas yang dimaksud tak pernah tersentuh perbaikan. Sehingga, kondisi yang terjadi sangat beralasan. SDN Kebon Pelok memiliki 12 rombongan belajar (rombel). Sementara jumlah kelas yang ada hanya 8. Sehingga, kelas 3 dan 4 terpaksa mengalah. Masuk siang. (ade)

0 Komentar