Damar Sewu, Upacara Adat Seren Taun, dan Pengembangan Budaya Nusantara di Kabupaten Kuningan

damar sewu pembuka seren taun
PEMBUKA: Kegiatan Damar Sewu ini sebagai agenda pembuka dalam Seren Taun, yang mengangkat tema Merawat Pusaka Budaya Nusantara.
0 Komentar

Selama Seren Taun, pertunjukan Damar Sewu menjadi momen yang sangat istimewa. Pertunjukan ini memiliki makna tersendiri berdasarkan kearifan lokal. Dalam pertunjukan ini, terdapat instrumen obor, kuda, api, dan elemen lainnya. Simbol api besar yang menyala di pohon teratai pada pertunjukan Damar Sewu membawa makna bahwa api akan menerangi dan mengubah suasana menjadi terang, serta menjadi jalan yang terang dalam meniti kehidupan ke depan.

Bupati Acep menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian dan pengembangan budaya. Kegiatan seperti Damar Sewu dan Seren Taun lainnya merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya, membangun kesadaran akan pentingnya melestarikan tradisi, dan memperkuat persatuan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kuningan ingin menjaga kekayaan budaya sebagai salah satu aset yang berharga bagi masyarakatnya.

Dengan pengakuan nasional maupun internasional yang diberikan kepada Seren Taun, Kabupaten Kuningan semakin terkenal sebagai pusat kebudayaan. Komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam melestarikan dan memperkuat budaya lokal diharapkan dapat terus mempertahankan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Kegiatan seperti Seren Taun dan Damar Sewu menjadi bukti nyata dari semangat keberagaman, pluralisme, dan toleransi di Kabupaten Kuningan.

0 Komentar