Berdalih karena Cuaca, Pembangunan Gedung BPBD Cirebon Baru 21 Persen

gedung baru BPBD Kabupaten Cirebon
TERKENDALA CUACA: Progres konstruksi bangunan gedung baru BPBD Kabupaten Cirebon baru mencapai 21 persen, kemarin. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon segera memiliki gedung baru.

Tahun ini pembangunan gedung itu mulai, sejak 23 Januari 2026. Lokasinya di Jl Dewi Sartika Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber.

Gedung yang dirancang dua lantai tersebut dibangun di atas lahan seluas 4.500 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai sekitar 1.600 meter persegi. Lebarnya 28 meter dan panjang 25 meter.

Baca Juga:Kenaikan Biaya Produksi Tekan Omzet Bisnis KonveksiSTMIK IKMI Cirebon Latih 630 Guru, Kuasai Artificial Intelligence untuk Pembelajaran dan Konseling

Nilai kontrak bangunan gedung dua lantai itu mencapai Rp6.043.950.000 dari pagu anggaran Rp6.500.000.000. Berdiri di luas lahan 4500 meter persegi. Hingga kini, per 13 April 2026, progres proyek plat merah tersebut baru mencapai 21 persen.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda mengatakan, pembangunan gedung baru itu menyesuaikan kebutuhan operasional BPBD ke depan yang semakin kompleks.

Menurutnya, ada sejumlah tahapan teknis yang memang membutuhkan waktu pengerjaan kontruksi bangunan lebih lama di fase awal.

Salah satunya adalah proses betonisasi yang memerlukan waktu pengeringan hingga 14 hari agar struktur bangunan benar-benar kuat dan sesuai standar.

Selain itu, pengerjaan pondasi menggunakan metode bore pile juga menjadi faktor yang cukup menyita waktu. Metode ini dilakukan dengan pengeboran tanah secara vertikal untuk membangun pondasi dalam yang kokoh.

“Proses awal memang cukup memakan waktu, apalagi ditambah faktor cuaca yang masih berada di musim penghujan. Itu sangat berpengaruh terhadap ritme pekerjaan di lapangan,” ujar Syamsul.

Diungkapkannya, hingga memasuki pekan ke-12 atau per 13 April 2026, progres pembangunan baru mencapai 21 persen. Meski terlihat belum signifikan, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

Baca Juga:Pembangunan KDKMP Terkendala Lahan, Baru Terealisasi di Tiga KelurahanSkema KPBU PJU Capai Rp105 Miliar

“Kita itu berkontrak sejak 23 Januari sampai 21 Juli atau 180 hari kalender, yang dikerjakan oleh CV Berkah Rahayu,” terang Syamsul.

Meski progres pembangunan gedung BPBD itu baru 21 persen, pihaknya meyakini proyek yang dilelang awal tahun 2026 itu akan selesai tepat waktu. Sesuai jadwal kontrak. “Waktunya cukup,” tandasnya.

“Tahapan awal memang lebih banyak di pekerjaan struktur dasar, setelah itu biasanya progres akan lebih cepat terlihat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung baru ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan efektivitas kinerja BPBD Kabupaten Cirebon, terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang kerap terjadi.

0 Komentar