RADARCIREBON.ID –Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII Tahun 2026.
Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi dikukuhkan sebagai alumni.
Mereka telah menempuh pendidikan intensif selama tiga setengah bulan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan kemampuan menghadapi tantangan strategis di era global.
Baca Juga:Iptu Erni Suhaeni Jabat Kasat Binmas, Promosi dan Kenaikan Pangkat15 Lapak PKL di Jalan Yos Sudarso Dibongkar
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, mengatakan para peserta telah mengikuti pendidikan selama tiga setengah bulan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan strategis di tingkat global.
“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga setengah bulan dan diikuti oleh 85 peserta,” ujar Ace Hasan Syadzily kepada awak media.
Menurutnya, program P3N bertujuan mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik dalam menghadapi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selama pendidikan, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan materi mengenai ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta perkembangan geopolitik dan geoekonomi global.
“Pemimpin nasional saat ini harus mampu membaca perubahan lingkungan strategis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional. Karena itu, peserta dibekali berbagai perspektif agar mampu mengambil kebijakan yang tepat ketika kembali ke instansi masing-masing,” ungkapnya.
Ace berharap para alumni P3N dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus memiliki cara pandang yang lebih visioner dalam membangun masa depan Indonesia.
“Mereka diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk mengambil keputusan dan kebijakan strategis, serta mampu melihat persoalan bangsa secara lebih luas dan berorientasi ke depan,” katanya.
Baca Juga:Kembali Meluber, Warga Keluhkan Sampah di Pasar Minggu Penopang PAD, Penerimaan Pajak Jalan Tol di Kabupaten Cirebon Tembus Rp9,7 Miliar
Pada kesempatan tersebut, Lemhannas RI juga memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta berprestasi. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Ade Ary Syam Indradi atas capaian akademik terbaik selama mengikuti program pendidikan.
