Pemkab Indramayu Komitmen Dorong Pertumbuhan Investasi dan Perluas Lapangan Kerja

PT Free View Internasional
KUNJUNGAN LANGSUNG: Bupati Indramayu Lucky Hakim melihat secara langsung proses produksi di PT Free View Internasional, belum lama ini. Foto: IST/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Pembangunan daerah harus dilakukan melalui kolaborasi semua pihak. Mulai dari pemerintah, investor, akademisi, media, dan masyarakat, atau yang dikenal dengan konsep Pentahelix. Hal itu dilakukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat melakukan kunjungan kerja ke PT Free View Internasional yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam mendorong pertumbuhan investasi, sekaligus sebagai sarana memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indramayu.

Baca Juga:Ratusan Lurah se-Kabupaten Indramayu Jalin Sinergi, Berkomitmen Jaga Keamanan dan Kondusivitas DaerahDaniel Mundur dari Pemuda Pancasila Indramayu, Tyo Disebut Jadi Sosok Pengganti

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengungkapkan, di wilayahnya memiliki sumber daya dan potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan industry, tanpa mengabaikan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama daerah.

Indramayu memiliki sumber daya alam yang melimpah, serta kawasan industri yang cukup luas, mencapai sekitar 14 ribu hektare. Namun, pengembangan industri harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlangsungan lahan pertanian guna mempertahankan ketahanan pangan nasional. Mengingat, Kabupaten Indramayu merupakan daerah penghasil padi terbesar di Indonesia.

“Semuanya kita punya. Pemkab terus berupaya agar Indramayu dapat semakin berkembang di berbagai sector. Bukan saja di bidang pertanian, tetapi juga di sektor industri dengan mempersiapkan lahan untuk kawasan industri yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga Indramayu,” ujarnya.

Bupati Lucky juga menjelaskan, masyarakat Indramayu dikenal sebagai pekerja keras. Selama ini banyak warga yang bekerja hingga ke luar negeri sebagai pekerja migran. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut seringkali membuat keluarga harus terpisah dalam waktu yang lama.

Karena itu, kehadiran industri yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, dinilai menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja di daerah sendiri.

“Setelah berbincang-bincang, kami mendapatkan informasi bahwa tahun depan kebutuhan tenaga kerja bisa mencapai sekitar 20 ribu orang. Tentu ini akan memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kami berharap perusahaan terus berkembang dan tetap memperhatikan kesejahteraan para pekerja,” ujarnya.

0 Komentar