RADARCIREBON.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon menyiapkan sejumlah langkah untuk menjamin kualitas dan kesehatan hewan kurban.
Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan pihaknya akan menerjunkan tim khusus untuk memeriksa hewan kurban yang diperjualbelikan, baik domba, kambing, maupun sapi.
“Seluruh hewan kurban akan diperiksa untuk memastikan kesehatan dan kelayakannya sebelum dijual kepada masyarakat,” ujarnya kepada Radar Cirebo.
Baca Juga:Merajut Momen Sekali Seumur Hidup di Aston CirebonSantri Al Hikmah Raih Best Research Award di National Essay Competition
Untuk memudahkan masyarakat dalam memilih hewan yang layak, DKP3 akan memberikan tanda khusus pada hewan yang telah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat umur.
“Setiap hewan yang sudah diperiksa akan diberi tanda berupa kalung. Jika ada tanda tersebut, berarti hewan telah dipastikan sehat dan cukup umur untuk dijadikan kurban,” jelasnya.
Elmi menjelaskan, pemeriksaan akan dilakukan dalam beberapa tahap. Pada H-7 Iduladha, petugas akan memeriksa kesehatan hewan di lapak-lapak penjual di seluruh wilayah Kota Cirebon. Selanjutnya, pada hari H hingga H+3, dilakukan pemeriksaan post-mortem di lokasi penyembelihan untuk memastikan daging layak konsumsi.
Terkait ketersediaan, ia menyebut sebagian besar hewan kurban di Kota Cirebon dipasok dari daerah Kuningan dan Jawa Tengah. Hingga saat ini, jumlah hewan kurban diperkirakan masih stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
DKP3 mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban, termasuk memastikan kondisi fisik hewan serta keberadaan tanda kesehatan resmi dari petugas.
“Kami mengimbau masyarakat memilih hewan yang sehat dan sudah memiliki tanda pemeriksaan agar terhindar dari risiko penyakit,” pungkasnya. (abd)
