Bocah 8 Tahun Asal Ciamis Tenggelam di Sungai Cijolang, Diduga Tersangkut Besi Irigasi

Ist 
DITEMUKAN: Duka menyelimuti keluarga M Rizky (8), bocah asal Ciamis yang meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cijolang, perbatasan Kuningan-Ciamis. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Duka mendalam menyelimuti keluarga M Rizky (8), bocah asal Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, yang meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cijolang, wilayah Desa Tangkolo, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika korban bersama sejumlah temannya bermain dan berenang di sungai yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis. Aktivitas yang semula berlangsung seperti biasa mendadak berubah menjadi kepanikan saat korban tidak lagi terlihat muncul ke permukaan air.

Kapolsek Subang, Iptu Suhandi, mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi, korban sempat melompat ke sungai untuk berenang. Namun beberapa saat kemudian keberadaan korban tidak diketahui sehingga teman-teman dan warga sekitar berupaya melakukan pencarian.

Baca Juga:Bupati Kuningan Buka Turnamen Voli Bangkit Bersatu Cup IEceng Gondok Ancam Waduk Darma, Bupati Dian Siapkan Penanganan Terpadu

Menurut Suhandi, dugaan sementara korban tersangkut pada besi cor irigasi yang berada di sekitar bendungan. Kondisi tersebut diduga membuat korban kesulitan menyelamatkan diri saat berada di dalam air.

“Warga dan teman-teman korban sempat mencari keberadaannya, namun korban tidak ditemukan. Diduga korban tersangkut pada besi cor irigasi yang berada di sekitar bendungan sehingga tidak dapat menyelamatkan diri,” ujar Suhandi.

Laporan kejadian tersebut segera ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan warga setempat serta tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis. Petugas menyisir area sungai di sekitar lokasi terakhir korban terlihat untuk mempercepat proses pencarian.

Setelah pencarian berlangsung selama kurang lebih tiga jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Saat dievakuasi dari sungai, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan sejumlah informasi guna memastikan penyebab insiden tersebut. Dari hasil pemeriksaan medis awal yang dilakukan tenaga kesehatan setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam dan kehabisan napas. Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana,” kata Iptu Suhandi.

0 Komentar