“Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Asep Edi meminta seluruh personel bertindak sesuai prosedur, tidak mengambil inisiatif sendiri, serta mengedepankan komunikasi persuasif dalam menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi selama aksi berlangsung. “Seluruh tindakan harus satu komando. Tak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, terukur, dan sesuai prosedur,” ungkapnya.
Ia memastikan tidak ada anggota yang membawa maupun menggunakan senjata api dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa tersebut. (dsw/rc)
