Manfaatkan Aula Desa, Kopdes Kongsijaya Beromzet Rp3 Juta Per Minggu

Pengurus Kopdes Kongsijaya
Pengurus Kopdes Kongsijaya didampingi Pemdes menunjukkan gerai sembako, salah satu unit usaha yang saat ini sudah berjalan.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Meskipun belum memiliki Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kopdes Kongsijaya mampu meraup omset hingga Rp3 juta per minggu. Dengan memanfaatkan modal seadanya, pengurus Kopdes Kongsijaya menggunakan aula desa sebagai kantor sekaligus tempat membuka usaha yang saat ini dijalankan, yakni gerai sembako.

“Alhamdulillah, untuk anggota Kopdes saat ini ada sekitar 300 orang. Saat ini, usaha yang dijalankan sebatas gerai sembako, menyediakan kebutuhan warga,” ucap Bendahara Kopdes Kongsijaya, Indra Wirakesuma.

Indra menyebutkan, selama menjalankan bidang usaha sembako, keterbatasan fasilitas tidak membuat pengurus Kopdes patah semangat untuk menjalankan usaha. Mereka tetap berupaya menjalankan kegiatan usaha dengan memanfaatkan fasilitas dan kendaraan operasional milik pemerintah desa.

Baca Juga:Jelang HUT RI, Pemkab Majalengka Bagikan Bendera Merah PutihKwarcab Majalengka Ziarah Kubur Kenang Jasa Tokoh Pramuka 

“Ya, bisa dikatakan dalam menjalankan bisnis fasilitas 0 persen, tapi alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, gerai sembako bisa berjalan. Ada pengurus Kopdes yang datang studi tiru bagaimana menjalankan usaha dengan modal seadanya dari anggota,” jelasnya.

Saat ini, pengurus Kopdes Kongsijaya sedang menunggu pembangunan bangunan gerai KDKMP Kongsijaya. Lokasi tersebut saat ini baru dalam proses perataan tanah yang dipersiapkan pemerintah desa sebagai tempat pembangunan gerai KDKMP.

“Yang jelas, bidang usaha sudah jalan. Ketika bangunan KDKMP Kongsijaya jadi, tinggal pindah saja. Tidak bingung usaha apa karena kita sudah jalan dan sudah ada market-nya. Ya, tinggal improvisasi saja dengan program pemerintah nantinya karena sudah ada manajer Kopdes dari pemerintah. Paling kita inovasi seperti apa,” tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Kongsijaya, Mujafarudin mengatakan, pemerintah desa mendukung penuh unit usaha yang saat ini sedang digeluti oleh pengurus Kopdes. Pihaknya juga tidak keberatan Kopdes saat ini menggunakan aula kantor desa sebagai kantor sekaligus tempat usaha, termasuk menggunakan fasilitas kendaraan milik desa untuk memperlancar kegiatan usaha.

“Malah kita senang bisa berkolaborasi untuk peningkatan ekonomi warga. Saat ini gerai KDKMP Kongsijaya akan proses pembangunan. Lokasi lahan rata sudah siap bersebelahan dengan kantor desa. Semoga bisa cepat dibangun agar pengurus bisa menjalankan usaha dengan tenang dan bisa berinovasi untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya. (oni)

0 Komentar