INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Lucky Hakim meninjau langsung dua rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kecamatan Sukra. Dalam kesempatan tersebut, ia sekaligus menyalurkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari Badan Amis Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu, belum lama ini.
Peninjauan dilakukan di Desa Sukra dan Desa Bogor, Kecamatan Sukra. Bupati Lucky didampingi camat Sukra, kepala desa setempat, serta ketua Baznas Kabupaten Indramayu.
Bantuan senilai Rp20 juta diserahkan secara simbolis kepada masing-masing keluarga penerima manfaat. Dana tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah, yang dihimpun Baznas dari para muzakki.
Baca Juga: Polisi Bersama KBPP Polri Resort Indramayu Tanam Pohon di Kawasan Pantai KarangsongRatusan Orang Tua Siswa di Dadap Tuntut Penambahan Kuota Masuk SD
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Wastini (81), warga Desa Sukra yang tinggal seorang diri. Kondisi tempat tinggal Wastini sangat memprihatinkan setelah rumah yang sebelumnya ia tempati hangus terbakar.
Selama ini, ia tinggal di bangunan sederhana yang disangga bambu dengan atap terpal bekas di samping kandang kambing.
“Alhamdulillah, Baznas akan membantu membangun rumah yang prosesnya nanti akan dipantau oleh pemerintah desa dan kecamatan. Ini merupakan wujud kepedulian banyak pihak, termasuk pemilik lahan yang bersedia tanahnya digunakan untuk pembangunan rumah,” ujar Bupati Lucky Hakim.
Selanjutnya, Bupati Lucky Hakim meninjau rumah milik Darto di Desa Bogor. Bangunan yang ditempati saat ini mengalami keretakan dan kemiringan yang cukup parah. Sehingga dinilai membahayakan keselamatan penghuninya. Terutama saat hujan maupun angin kencang.
Menurut Bupati Lucky, bantuan rehabilitasi rumah tersebut diharapkan segera direalisasikan agar keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih aman dan layak.
“Rumah Pak Darto sudah miring, retak, dan berisiko roboh. Mudah-mudahan proses pembangunannya bisa segera dilaksanakan. Terima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Bupati Lucky menegaskan, setiap penerima bantuan memiliki kondisi dan tingkat kerusakan rumah yang berbeda. Meski demikian, seluruhnya dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan karena rumah yang ditempati masih tergolong tidak layak huni. Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
