Kementan RI Salurkan Bantuan 300 Pompa Air untuk Dukung Pertanian di Indramayu

pompa air indramayu
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu serta Pemcam Sukra meninjau kondisi pompanisasi.
0 Komentar

INDRAMAYU – Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI memberikan bantuan 300 unit pompa air untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan pertanian, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah turun langsung meninjau kawasan pertanian di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pertanian di wilayah perbatasan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang. Khususnya terkait ketersediaan sumber air bagi lahan pertanian.

Dalam kesempatan itu, Andi meninjau area persawahan di Desa Ujunggebang dan Desa Sukra, sekaligus melihat kondisi Sungai Sewo yang selama ini menjadi sumber utama pengairan bagi para petani.

Baca Juga:Bapenda Majalengka Gencarkan Layanan Mobil Pajak KelilingAwasi Kos-kosan Per Jam, Bupati Libatkan RT/RW, Kepala hingga Desa Satpol PP 

Menurut Andi, debit air Sungai Sewo saat ini mengalami penurunan sehingga permukaan air berada jauh di bawah lahan persawahan. Kondisi tersebut membuat petani membutuhkan dukungan teknologi berupa pompa air agar kebutuhan irigasi tetap terpenuhi.

“Sungai Sewo ini sebenarnya masih memiliki air. Namun karena posisi air berada di bawah permukaan sawah, maka harus dilakukan pemompaan. Pemerintah siap membantu petani melalui distribusi pompa air untuk Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang,” ujarnya saat meninjau kawasan pertanian di Kecamatan Sukra.

Ia menjelaskan, program optimalisasi pompanisasi tersebut memiliki peran penting untuk menyelamatkan sekitar 16 ribu hektare lahan sawah yang berada di wilayah perbatasan Indramayu dan Subang.

“Di Kabupaten Indramayu terdapat sekitar enam ribu hektare lahan sawah, sedangkan di Kabupaten Subang sekitar sepuluh ribu hektare. Seluruhnya harus kita jaga agar produktivitas padi tetap terpelihara melalui program pompanisasi ini,” kata Andi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat. Menurutnya, bantuan sebanyak 300 unit pompa air dari Kementerian Pertanian menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membantu petani menghadapi keterbatasan air, khususnya di Kecamatan Sukra yang mengandalkan pasokan air dari Sungai Sewo.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas bantuan yang terus diberikan kepada Kabupaten Indramayu. Bantuan pompa air ini sangat membantu para petani, terutama pada musim tanam gadu,” ujarnya.

0 Komentar