“Selama musim kemarau, petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengairan dan pompanisasi sehingga biaya operasional menjadi lebih besar,” katanya.
Ia berharap, penerapan metode PMAAS dapat meningkatkan efisiensi, terutama pada musim tanam kedua dan ketiga yang umumnya menghadapi keterbatasan air.
Selain menekan biaya produksi, metode tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sehingga pendapatan petani ikut bertambah.
Baca Juga:Hafal Alquran, Jago Basket, SMP Al Hikmah 2 Raih Juara di UGJAPILL Empat Fase Tingkatkan Keselamatan
“Dengan metode ini kami berharap pengolahan lahan lebih efisien dan produksi padi bisa meningkat, sehingga target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah dapat tercapai,” ujarnya. (awr)
