RADARCIREBON.ID – Kutu rambut masih menjadi masalah yang banyak dialami anak-anak, terutama akibat penularan melalui kontak langsung saat bermain atau berbagi barang pribadi seperti sisir dan topi. Kondisi ini membuat permintaan layanan lice treatment di Pesona Muslimah Salon Cirebon meningkat selama libur sekolah.
PIC Pesona Muslimah Salon Cirebon, Gina Rahmayani, mengatakan layanan lice treatment mulai dihadirkan pada 2021 untuk menjawab tingginya permintaan pelanggan, khususnya anak-anak.
“Proses perawatannya sekitar tiga jam, tergantung kondisi rambut dan banyaknya kutu,” ujarnya.
Baca Juga:MPLS di Kota Cirebon Penuh Warna, Datang Sejak Subuh, Menangis hingga Guru Jadi "Ortu Instan"Masuk Tahun Ajaran Baru, Harga Ayam dan Minyak Goreng Curah Naik
Sebelum perawatan, pelanggan menjalani pemeriksaan menggunakan hair scanner untuk mendeteksi kutu dan telurnya. Selanjutnya dilakukan pencucian rambut, pemberian obat kutu, penyisiran menggunakan sisir khusus, pemeriksaan ulang secara manual, hingga proses pencatokan rambut. Pelanggan juga disarankan mengganti pakaian dan sprei setelah perawatan guna mencegah kutu muncul kembali.
Menurut Gina, kutu rambut berkembang biak sangat cepat. Seekor kutu betina dapat bertelur 6-8 butir per hari dan siklus hidupnya memungkinkan menghasilkan ratusan telur dalam waktu sekitar satu bulan.
“Anak-anak paling rentan karena aktivitas mereka tinggi dan kebersihan rambut sering kali belum terjaga dengan baik,” katanya.
Untuk mencegah kutu rambut, masyarakat dianjurkan menjaga kebersihan rambut dengan keramas secara rutin, minimal dua hari sekali, serta menghindari penggunaan bersama barang pribadi seperti sisir, topi, atau aksesori rambut.
Selama periode libur sekolah hingga 15 Juli 2026, Pesona Muslimah Salon Cirebon juga memberikan promo gratis creambath hair therapy atau lux hair therapy bagi setiap pelanggan yang melakukan lice treatment. (apr)
