Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyadari pertandingan melawan Singapura menjadi ujian besar setelah kekalahan dari Vietnam. Pelatih asal Kanada itu meminta para pemainnya segera melupakan hasil buruk lawan Vietnam dan fokus meraih kemenangan. Herdman mengakui masih banyak hal yang harus diperbaiki. Terutama terkait organisasi permainan ketika bertahan maupun melakukan transisi.
“Saya rasa kami harus tetap menjaga kerapatan formasi. Baik saat menyerang atau bertahan. Formasi harus tetap rapat. Kami harus mempelajari momen yang tepat, agar pertahanan tetap rapat saat diserang, dan transisi bertahan kami terorganisasi dengan baik,” ujar Herdman.
Masalah terbesar Indonesia saat menghadapi Vietnam terlihat pada koordinasi lini belakang. Vietnam mampu memanfaatkan celah pertahanan Skuad Garuda hingga mencetak tiga gol tanpa balas. Sisi kanan pertahanan yang dihuni Rizky Ridho dan Eliano Reijnders menjadi sorotan setelah beberapa serangan Vietnam bermula dari area tersebut.
Baca Juga:Di Balik Kibaran Bendera, Ada Asa Pedagang Musiman, Berharap Penjualan Tahun Ini Bisa MeningkatMenag: Hilangkan Sekat Birokrasi
Selain itu, performa Nadeo Argawinata di bawah mistar juga mendapat kritik karena dianggap kurang optimal dalam mengantisipasi situasi gol. Menghadapi Singapura, Herdman dituntut menemukan solusi cepat agar Indonesia tidak kembali kehilangan poin. Secara kualitas pemain, Timnas Indonesia memiliki modal untuk mengalahkan Singapura. Skuad Garuda datang dengan komposisi pemain yang lebih berpengalaman, termasuk beberapa pemain yang tampil di level internasional.
Namun, Singapura tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka tampil konsisten sepanjang fase grup dan belum menelan kekalahan. Bermain di kandang sendiri juga menjadi keuntungan bagi tim berjuluk The Lions tersebut. Singapura diperkirakan akan bermain lebih disiplin dengan mengandalkan organisasi pertahanan dan serangan balik cepat.
Sementara Indonesia kemungkinan besar akan mengambil inisiatif sejak awal karena membutuhkan kemenangan. Thom Haye dan Marc Klok diprediksi menjadi pemain penting untuk mengatur tempo permainan. Di lini depan, Mitchell Lee Baker juga diharapkan kembali menunjukkan ketajamannya setelah mencetak hattrick saat menghadapi Kamboja. Melihat kebutuhan kedua tim, pertandingan diprediksi berjalan ketat. Indonesia harus mampu tampil lebih efektif dan tidak mengulangi kesalahan seperti saat menghadapi Vietnam. (mid)
