RADARCIREBON.ID – Peristiwa kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Indramayu. Kali ini, kebakaran menimpa sebuah rumah tinggal yang berada di Blok Kampung Arab, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Sabtu (19/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono mengatakan, penyebab kebakaran rumah tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Penyebab masih dalam penyelidikan. Kita dari Damkar melakukan upaya pemadaman api karena terjadi di permukiman yang padat penduduk,” ujarnya, Minggu (20/9).
Baca Juga:Kelompok Rentan Diminta Waspadai Gejala ISPARevitalisasi Gedung Setda Kota Cirebon 2026 Fokus Basement, Anggaran Tahap Awal Rp3,5 Miliar
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Indramayu mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Indramayu dengan 10 personel. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada Minggu (20/9) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
“Karena jaraknya juga tidak terlalu jauh dari kantor Damkar, hanya butuh waktu tempuh tujuh menit untuk sampai di lokasi setelah ada laporan rumah terbakar,” kata Jajat.
Jajat mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Warga melihat api sudah membesar dan kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar.
Warga yang mendengar teriakan adanya kebakaran langsung berupaya membantu memadamkan api yang saat itu sudah dalam kondisi membesar. Warga juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada kantor Damkar Indramayu.
“Api padam sekitar pukul 01.00 WIB. Terima kasih juga untuk masyarakat yang ikut membantu proses pemadaman api. Korban jiwa dan luka tidak ada, hanya kerugian materil yang diperkirakan Rp150 juta,” ujarnya.
Sebelumnya, Damkar menangani tiga kasus kebakaran lahan kosong, Kamis (17/9). Kebakaran pertama terjadi di lahan kosong di Desa/Kecamatan Balongan, kebakaran kedua di Desa/Kecamatan Sukra, dan kebakaran ketiga di Desa Loyang, Kecamatan Terisi.
“Tiga lokasi semuanya kebakaran lahan kosong, di Kota Indramayu satu Desa/Kecamatan Balongan, wilayah barat Desa Sukra, Kecamatan Sukra, dan Desa Loyang, Kecamatan Terisi,” kata Jajat Wibisono.
Baca Juga:Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Raperda Data Desa Presisi PartisipatifBatuk dan ISPA untuk Pasien Rawat Jalan Sepanjang Agustus 2026 Tembus 65 Ribu
Insiden kebakaran yang terjadi di Desa Balongan diduga karena panas yang ditimbulkan dari gesekan roda belakang dump truck yang mengalami selip saat mengangkut sampah hingga memercikkan api.
