“Sehingga siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai dampak kebiasaan merokok, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Negeri Indramayu turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan di kalangan remaja. Edukasi sejak usia sekolah diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam membangun kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dan menciptakan generasi sehat tanpa rokok.
“Kegiatan ini jadi sarana dan menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu, melalui pendekatan promotif dan preventif yang menyasar kelompok remaja,” jelas Nafisah. (oni)
