173 Peserta Magang Nasional Kemnaker Ditempatkan di Puskesmas Kuningan

Sebanyak 173 peserta Magang Nasional MagangHub Kemnaker RI
Sebanyak 173 peserta Magang Nasional MagangHub Kemnaker RI dari berbagai provinsi resmi mengikuti program magang di sejumlah puskesmas di Kabupaten Kuningan.
0 Komentar

Dian menjelaskan, manfaat program magang tidak hanya terletak pada peningkatan kemampuan teknis. Para peserta juga dapat mengasah mental, kemandirian, kemampuan beradaptasi, serta memahami dinamika lingkungan kerja secara langsung.

“Dari program ini mudah-mudahan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat, baik dari sisi pengetahuan, pengalaman maupun mental,” ujarnya.

Penempatan di puskesmas memberikan pengalaman tersendiri karena peserta dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan pelayanan publik. Mereka tidak hanya belajar mengenai pekerjaan, tetapi juga melihat kebutuhan masyarakat dan memahami pola kerja di lapangan.

Baca Juga:Warga Cihanjaro Terima Bantuan Air BersihSalat Istisqa di Tengah Kekeringan, Bupati Kuningan Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Jaga Air dan Lingkungan

Bagi peserta yang datang dari luar daerah, proses tersebut sekaligus menjadi tantangan adaptasi. Anisa, misalnya, harus meninggalkan Aceh dan membangun rutinitas baru di Nusaherang selama menjalani masa magang.

Perjalanan dari Aceh menuju Kuningan pun menjadi bagian dari pengalaman personal yang melengkapi proses pembelajaran selama mengikuti Magang Nasional Kemnaker.

Dalam kesempatan tersebut, Dian juga mengingatkan peserta agar tidak membatasi pilihan masa depan hanya pada keinginan menjadi pekerja. Menurutnya, kompetensi dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat dikembangkan untuk berbagai pilihan karier.

Ia juga mendorong peserta untuk melihat peluang menjadi pencipta lapangan kerja. Dengan bekal kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, mereka dinilai memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha maupun membuka peluang kerja bagi masyarakat lain.

“Kerja itu tidak hanya di lingkungan pemerintahan saja, di swasta bisa, bahkan kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Kehadiran 173 peserta dari berbagai provinsi turut memperkaya pengalaman program Magang Nasional di Kabupaten Kuningan. Selain menjadi sarana memperoleh pengalaman profesional, penempatan tersebut membuka kesempatan bagi peserta untuk mengenal lingkungan, budaya kerja, dan kehidupan masyarakat di daerah baru.

Bagi Anisa, perjalanan dari Aceh hingga Nusaherang menjadi pengalaman tersendiri. Kuningan kini bukan hanya daerah yang pernah ia dengar, tetapi menjadi tempat untuk mengumpulkan pengalaman yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi langkah berikutnya. (ags)

0 Komentar