173 Peserta Magang Nasional Kemnaker Ditempatkan di Puskesmas Kuningan

Sebanyak 173 peserta Magang Nasional MagangHub Kemnaker RI
Sebanyak 173 peserta Magang Nasional MagangHub Kemnaker RI dari berbagai provinsi resmi mengikuti program magang di sejumlah puskesmas di Kabupaten Kuningan.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sebanyak 173 peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dari berbagai daerah di Indonesia memulai pengalaman kerja baru di Kabupaten Kuningan. Mereka ditempatkan di sejumlah puskesmas untuk mengikuti program Magang Nasional MagangHub.

Salah satu peserta yang mendapat penempatan di Puskesmas Nusaherang adalah Anisa Hanum, lulusan Pendidikan Profesi Psikolog asal Aceh. Ia harus meninggalkan daerah asal dan menempuh perjalanan panjang menuju Jawa Barat untuk mengikuti program tersebut.

Bagi Anisa, penempatan di Kuningan menjadi pengalaman yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Selain memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan profesional, ia juga harus beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan baru yang jauh dari keluarga.

Baca Juga:Warga Cihanjaro Terima Bantuan Air BersihSalat Istisqa di Tengah Kekeringan, Bupati Kuningan Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Jaga Air dan Lingkungan

“Alhamdulillah senang banget, soalnya tidak menyangka juga. Dikasih rezeki di sini,” ujar Anisa, Senin (21/9/2026).

Nama Kuningan sebenarnya sudah tidak asing bagi Anisa. Ia pernah mendengar tentang kabupaten di Jawa Barat tersebut, termasuk cerita mengenai wilayahnya yang berada di sekitar kaki gunung dengan udara yang relatif sejuk.

Namun, kesan tersebut baru benar-benar dirasakan setelah ia tiba di Kuningan. Suasana yang berbeda dengan daerah asal menjadi bagian dari pengalaman baru yang diperolehnya selama mengikuti program magang.

“Pernah dengar Kabupaten Kuningan. Katanya dekat gunung dan dingin. Ternyata pas sampai di sini benar, suasananya dingin,” tuturnya.

Sebanyak 173 peserta tersebut secara resmi diterima dan dilepas untuk menjalani magang di sejumlah puskesmas yang tersebar di Kabupaten Kuningan. Prosesi pelepasan berlangsung bersamaan dengan Apel Pagi di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Senin (21/9/2026).

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut langsung para peserta. Ia meminta kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun kesiapan menghadapi dunia kerja.

Menurut Dian, keputusan para peserta meninggalkan daerah asal dan keluarga menunjukkan adanya keberanian untuk mengambil peluang demi mempersiapkan masa depan. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses membangun kemandirian.

Baca Juga:Menjelang Ramadan 2027, Andalus Siapkan Impor Kurma Mesir Jalan Kartini Kota Cirebon Mulai Diperbaiki

“Jauh-jauh berpisah dengan keluarga, bahkan menyeberang pulau dan lautan untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Ini adalah fase penting, berani meninggalkan keluarga untuk menjemput masa depan,” katanya.

0 Komentar