RADARCIREBON.ID- Rapat dengar pendapat atau RDP untuk mengupas tuntas tarif air Perumda Air Minum Tirta Giri Nata atau PDAM Kota Cirebon dipastikan digelar di Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa siang ini (6/10/2026). Surat tentang RDP oleh Komisi II itu secara resmi telah ditandatangani Ketua DPRD Andrie Sulistio.
Surat yang ditandatangani per 5 Oktober 2026 itu dilayangkan kepada pimpinan DPRD, Ketua dan Anggota Komisi II, Sekda, Aisten Pereknomian dan Pembangunan, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Direksi PDAM, Dewas PDAM, dan Ketua DPD PSI Kota Cirebon.
Dalam surat tersebut tertera bahwa RDP digelar karena menindaklanjuti surat DPD PSI nomor 046/A/DPD/XII-022/2026 tertanggal 11 September 2026 perihal permohonan audiensi. DPD PSI sendiri diundang untuk hadir pada RDP yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB tersebut.
Baca Juga:Mahasiswa Internasional Menjelajah Museum Cakrabuana, Terpikat Lukisan Kaca hingga Topeng Khas CirebonTata Kelola Keuangan Haji Diaudit Presiden Inginkan Biaya yang Ditanggung Jamaah Tetap Ringan
Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Muhamad Noupel SH MH, membenarkan jadwal RDP ini. “Benar besok (Selasa 6 Oktober, red) Komisi II akan menggelar RDP terkait kenaikan tarif PDAM yang dikeluhkan pelanggan,” ujar Noupel saat dikonfirmasi Radar Cirebon.
Saat disinggung bahwa RDP ini digelar karena adanya surat permohonan dari DPD PSI, Noupel tidak menampiknya. “Surat yang ditandatangani Ketua DPRD sih isinya menindaklanjuti surat dari DPD PSI untuk RDP terkait kenaikan tariff PDAM,” ucapnya.
Namun demikian, sambung politisi Partai Nasdem itu, apabila ada masyarakat yang ingin hadir pada RDP, maka Komisi II membuka diri bagi warga yang ingin menyampaikan keluhan terkait kenaikan tarif PDAM Kota Cirebon. “Kami terbuka. Jadi kalau ada masyarakat yang ingin hadir, silakan saja, kami membuka diri,” tegasnya.
Seperti diketahui, kenaikan atau perubahan tagihan PDAM Kota Cirebon mencuat setelah adanya keluhan dari warga perumahan GSP serta adanya keluhan yang disampaikan warga atau pelanggan melalui pengurus DPD PSI. (lihat grafis)
RDP JANGAN CUMA BASA-BASI
Rencana RDP antara DPRD Kota Cirebon dengan Direksi Perumda Air Minum Tirta Giri Natasendiri diharapkan tidak berhenti sebagai agenda formal. Ketua Jaringan Aspirasi Masyarakat Sipil (JAMS) Cirebon Muhamad Rafi SE mengatakan anggota DPRD perlu meminta Direksi PDAM menjelaskan secara terbuka alasan, dasar, serta kebutuhan reklasifikasi pelanggan.
