RS Mitra Plumbon Sukses Operasi Perdana Open Heart Surgery, Jadi yang Pertama Dilaksanakan di Ciayumajakuning

RS Mitra Plumbon
PERTAMA DI WILAYAH III: RS Mitra Plumbon berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka pada Sabtu (24/10/2026). Tindakan tersebut menjadi operasi jantung terbuka pertama di wilayah Ciayumajakuning. FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Pasien dengan penyakit jantung tertentu membutuhkan penanganan lebih dari sekadar pemeriksaan dan pengobatan. Dalam kondisi tertentu, operasi jantung terbuka atau open heart surgery diperlukan untuk menangani gangguan jantung yang tidak cukup ditangani dengan terapi obat atau prosedur lain.

Sebelumnya, ketersediaan tindakan medis ini baru ada di kota-kota besar. Padahal tindakan ini juga penting tersedia di daerah-daerah untuk memperluas pilihan penanganan bagi masyarakat sekitar. Dan, RS Mitra Plumbon pun berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka pada Sabtu (24/10/2026).

Tindakan tersebut disebut sebagai operasi jantung terbuka pertama di wilayah Ciayumajakuning, yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Selama ini, pasien yang membutuhkan layanan spesialistik dapat menghadapi tantangan terkait jarak, waktu perjalanan, dan koordinasi rujukan. Keberadaan layanan operasi jantung terbuka di wilayah Ciayumajakuning berpotensi menambah pilihan bagi pasien yang memenuhi indikasi medis.

Baca Juga:Kemenhaj Siapkan Aturan Disiplin Petugas HajiHarga Pangan di Pasar Jagasatru di Tengah Musim Kemarau Berkepanjangan Relatif Stabil

Namun, tidak semua pasien penyakit jantung membutuhkan operasi terbuka, dan keputusan tindakan tetap bergantung pada hasil pemeriksaan dokter.

CEO Mitra Plumbon Healthcare Group, dr. Festus Andrianto Susilo, Sp.BS, mengatakan pelaksanaan operasi tersebut melibatkan tim medis rumah sakit setempat dengan dukungan tenaga ahli dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Tim yang terlibat terdiri dari dr. Pangeran Akbar Syah, Sp.JP (K), FIHA, FACS; dr. Rendy Agustian, Sp.BTKV; Dr. dr. Yopie Afriandi Habibie, Sp.BTKV, Subsp.JD(K), FIHA, FIATCVS, FICS, FACS, FISQua; dr. Albert Tony Lopolisa, Sp.BTKV, FIATCVS; dr. Uus Rustandi, Sp.An-TI KIC; serta Herman, S.Kep., Ners, M.Kep.

Operasi jantung terbuka membutuhkan keterlibatan berbagai tenaga medis, mulai dari dokter spesialis jantung dan bedah toraks, kardiak, dan vaskular hingga dokter anestesi serta tenaga keperawatan. Kesiapan ruang operasi, peralatan medis, pemantauan intensif, dan perawatan setelah tindakan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa layanan tersebut diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap penanganan jantung tingkat lanjut. “Kami berharap kehadiran layanan operasi jantung terbuka dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap penanganan jantung tingkat lanjut, sehingga pasien memiliki pilihan pelayanan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).

0 Komentar