RADARCIREBON.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) mendorong sejumlah sekolah untuk menyesuaikan kegiatan belajar dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa kelas X dan XI.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran ujian bagi siswa kelas XII, sekaligus memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung. Lantas, apa saja pertimbangan dalam penerapan PJJ selama pelaksanaan TKA menurut Sobat Zetizen? (abul/iass/zyza/nara)
Tanggapan pertama disampaikan Naswa Aufa Muazarah dari MAN 2 Cirebon. Ia menjelaskan bahwa ketertiban dan konsentrasi peserta menjadi pertimbangan utama dalam penerapan PJJ.
Baca Juga:Mewaspadai Importasi Konflik Global: Menjaga Generasi Muda dari Jebakan Propaganda EkstremisSSB Garuda Jaya Sukses Kawinkan Gelar Festival Sepak Bola Anak Desa Zona Pantura
“PJJ bagi siswa kelas X dan XI diterapkan untuk menjaga kekondusifan dan fokus peserta TKA kelas XII. Kebijakan ini juga membantu menciptakan suasana ujian yang lebih tertib agar peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman. Dengan kondisi yang kondusif, setiap siswa diharapkan dapat memberikan hasil terbaiknya tanpa mengabaikan hak belajar siswa lainnya,” ucapnya.
Tanggapan kedua disampaikan oleh Shinta Dewi Lestari dari SMAN 1 Lemahabang. Ia menyoroti pentingnya menyesuaikan kebijakan PJJ dengan kebutuhan pembelajaran di setiap sekolah.
“Menurutku, penerapan PJJ perlu mempertimbangkan kondisi dan kebijakan masing-masing sekolah agar pelaksanaannya tetap efektif. Dengan penyesuaian yang tepat, kegiatan belajar siswa kelas X dan XI tetap berjalan, sementara pelaksanaan TKA bagi kelas XII dapat berlangsung dengan tertib,” ujarnya.
Tanggapan ketiga disampaikan oleh Asyifa Aulia Putri dari SMAN 7 Kota Cirebon. Ia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dan fasilitas sekolah menjadi salah satu pertimbangan dalam penerapan PJJ.
“PJJ membantu mengoptimalkan penggunaan ruang ujian, perangkat komputer, dan pengawas bagi peserta TKA kelas XII. Pelaksanaannya juga perlu disesuaikan dengan kesiapan fasilitas setiap sekolah agar kegiatan belajar kelas X dan XI tetap berjalan dengan baik. Melalui penyesuaian yang tepat, kebutuhan ujian dan pembelajaran dapat terpenuhi. Sebab, fasilitas yang terbatas bukan penghalang untuk terus berusaha dan meraih prestasi,” ucapnya. (*)
