Kerbau Terperosok ke Sumur Sedalam 12 Meter di Cihideung Girang

Ist 
PENYELAMATAN: Petugas UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan mengevakuasi anak kerbau yang terperosok ke dalam sumur sedalam sekitar 12 meter di Desa Cihideung Girang, Kecamatan Cidahu. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Seekor anak kerbau milik warga Desa Cihideung Girang, Kecamatan Cidahu, Kuningan, terperosok ke dalam sumur sedalam sekitar 12 meter. Peristiwa tersebut membuat pemilik ternak meminta bantuan petugas Damkar Kuningan untuk melakukan evakuasi.

Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa anak kerbau milik seorang pengusaha jual beli kerbau itu sebelumnya tengah digembalakan di sebuah area lapangan. Namun saat berada di sekitar tempat pencucian bus PO Luragung Jaya, kerbau tersebut tiba-tiba terperosok ke dalam sumur yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Mengetahui kejadian tersebut, pelapor segera menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan untuk meminta bantuan penyelamatan,” ungkapnya, kemarin (1/11).

Baca Juga:Puting Beliung di Maleber Rusak 80 Rumah, Kerugian Material Ditaksir Mencapai Rp500 JutaJumat Bersepeda, Bupati Dian Canangkan Gerakan Bersih Saluran Air

Merespons laporan itu, enam petugas Damkar diterjunkan ke lokasi dengan didampingi langsung Kepala UPT Pemadam Kebakaran. Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan tripod dan sling kendaraan dinas, serta dibantu warga setempat.

“Dengan upaya bersama dan penanganan yang ekstra hati-hati, anak kerbau tersebut akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam enam menit,” terangnya.

Menurutnya, petugas harus bekerja ekstra cermat mengingat kedalaman sumur mencapai sekitar 12 meter. Selain menghadapi keterbatasan ruang gerak, kondisi tersebut juga berisiko terhadap keselamatan petugas maupun hewan yang terjebak.

“Apabila tidak segera dievakuasi, anak kerbau tersebut berpotensi mengalami kematian akibat terlalu lama berada di dalam sumur,” tukasnya.

Atas kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan sumur, terutama yang berada di area terbuka dan berdekatan dengan aktivitas warga maupun hewan ternak. Warga diminta memasang penutup atau pengaman sumur guna mencegah kejadian serupa terulang. (ags)

0 Komentar