Jokowi Irit Bicara soal Listyo, Jadi Saksi Sidang dengan Terdakwa Roy Suryo

TUNJUKKAN IJAZAH
TUNJUKKAN IJAZAH: Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menunjukkan ijazah S1 pada sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Pada sidang itu, Jokowi keberatan ketika dicecar tim hukum Roy Suryo soal pengangkatan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. FOTO: RICARDO/JPNN
0 Komentar

Menurut dia, tuduhan itu tersebar melalui berbagai platform media, mulai dari acara televisi, Facebook, X, hingga YouTube. Jokowi juga menyebut sejumlah program dan kanal yang pernah menayangkan pembahasan mengenai tuduhan ijazah palsu, di antaranya Rakyat Bersuara, FNN, Abraham Samad Speak Up, dan beberapa kanal lainnya.

Ketika ditanya apakah dirinya mengetahui akun spesifik yang dilaporkan, Jokowi menegaskan laporan yang dibuat tidak menyasar akun tertentu. Dalam persidangan tersebut, Jokowi juga menjelaskan bahwa tuduhan ijazah palsu yang dimaksud berkaitan dengan ijazah S1 dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia kemudian memaparkan riwayat pendidikannya, mulai dari SD Negeri 111 Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, hingga Fakultas Kehutanan UGM.

Jokowi turut menjelaskan bahwa selama kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, mahasiswa tidak mengenal sistem penjurusan formal. Namun, mahasiswa dapat memilih mata kuliah sesuai bidang yang diminati. Dia mengaku banyak mengambil mata kuliah di bidang Teknologi Hasil Hutan atau Teknologi Kayu, seperti Struktur dan Sifat Kayu, Pengeringan Kayu, Pengawetan Kayu, Pulp dan Kertas, Industri Kayu Lapis, serta Penggergajian. “Teman-teman saya menyampaikan bahwa saya berada di wilayah jurusan Teknologi Kayu atau Teknologi Hasil Hutan,” tutur Jokowi. Jokowi pun menyampaikan keberatan terhadap pernyataan yang menuding ijazahnya palsu. Dia mempertanyakan dasar kesimpulan tersebut karena menurutnya pihak yang menyampaikan tudingan bahkan belum pernah melihat ijazah aslinya.

Baca Juga:Istana: Listyo Cs Mengarah Makar, KSP Kini Dipegang Letjen TNI Aryo WindutomoBos Baru BUMD DIlantik, Cherbon Nagari Dikejar Target Setahun Cetak PAD, PDAM Siap Benahi Pelayanan

“Keberatan semuanya, Yang Mulia. Wong melihat ijazah aslinya aja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana. Saya itu kadang-kadang gak ngerti logika berpikirnya seperti apa,” tegas Jokowi.

Masih di hadapan majelis hakim, Jokowi menjelaskan bahwa kehadirannya di persidangan bukan sekadar untuk memberikan keterangan. Ia berharap polemik mengenai ijazahnya tidak kembali menjadi persoalan serupa di kemudian hari.

Menurutnya, keraguan terhadap ijazah seorang pemimpin merupakan persoalan serius yang dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat. “Kenapa kita ungkap sekarang? Supaya kita tidak mengulangi lagi tragedi ini. Tragedi besar bagi Indonesia yang pernah memiliki pemimpin dengan ijazah yang diragukan atau dengan kata lain palsu,” ujarnya.

0 Komentar