Jokowi menilai tuduhan tersebut telah membawa dampak terhadap nama baik dan reputasinya. Bahkan, ia mengaku merasa dihina serta direndahkan akibat tudingan bahwa dirinya menggunakan ijazah palsu untuk mengikuti kontestasi politik.
KEBERATAN IJAZAHNYA DIPERIKSA LAGI
Jokowi juga ditanya mengenai kesediaannya apabila ijazah fisik yang telah ditunjukkan di persidangan kembali diperiksa di laboratorium forensik. Namun, Jokowi menyatakan keberatan dengan permintaan tersebut.
Jokowi beralasan ijazah miliknya sudah pernah menjalani pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. “Saya keberatan, Yang Mulia. Karena ijazah saya sudah diuji di Labfor, Lab Forensik milik Polri,” ujarnya.
Baca Juga:Istana: Listyo Cs Mengarah Makar, KSP Kini Dipegang Letjen TNI Aryo WindutomoBos Baru BUMD DIlantik, Cherbon Nagari Dikejar Target Setahun Cetak PAD, PDAM Siap Benahi Pelayanan
Jokowi juga menegaskan bahwa ijazah tersebut merupakan dokumen pribadi sehingga dirinya keberatan apabila harus dibawa dan diperiksa berulang kali di berbagai tempat. “Ini adalah, sekarang ini ijazah itu adalah dokumen pribadi saya. Jadi, saya merasa keberatan kalau ijazah itu ditenteng-tenteng ke mana-mana,” tandasnya.
Sementara itu, Roy Suryo tetap bersikukuh mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi. Menurut Roy, terdapat sejumlah hal yang dinilai tidak sesuai dalam dokumen yang ditampilkan selama persidangan, terutama berkaitan dengan tanggal penyegelan dan pencatatan dokumen. “Saya tadi sudah melihat. banyak hal yang lucu. Banyak hal yang ditunjukkan, saya lihat betul itu berbeda,” katanya. (kkp/dsw/jpnn/rc)
