Rapat Bamus Rekomendasi BK Digelar Rabu Ini

0 Komentar

“Alhamdulillah teman-teman sadar, dan meminta maaf. Jadi, selow aja selow, kaya mau kiamat saja. Segala sesuatu itu ada mekanismenya. Pemilihan kuwu, begitu yang ini terpilih, apa langsung menjabat jadi kuwu? Kan tidak, ada proses yang harus ditempuh,” tambahnya.
Zul pun kembali menyentil BK, saat dirinya tidak hadir dalam sidang putusan. Ia pun mengakui tidak hadir karena tidak dapat undangan. Seharusnya, kata dia, sidang diundur 3 hari, bukan 2 jam sebagaimana diterapkan BK saat itu.
“Saya yakin BK pun tahu aturannya, itu diundur harusnya 3 hari, bukan 2 jam. Masa sidang putusan diundur 2 jam, 2 jam?. Jadi, mungkin BK ini mau mencampuradukkan dengan prosesi paripurna. Kalau paripurna, itu misalkan tidak quorum, diundur 2 jam, ketok, skor 2 jam. 2 jam kemudian masih juga tidak quorum, ketok, diundur 3 hari,” jelas Zul.
Soal putusan BK tersebut, Zul tanpa ragu menyebut putusan itu dikeluarkan atas dasar adanya tekanan. Ia beralasan karena tekanan BK terlihat dari adanya deadline waktu putusan, yang pertama disampaikan kepada para pendemo oleh Ketua BK akan ada putusan tanggal 22 Oktober, bertepatan dengan HSN, lalu yang kedua dideadline putusan keluar tanggal 2 November.
“Kan itu ada statement awalnya tanggal 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN). Tanggal 22 Oktober karena terlalu impossible, maka diundur tanggal 2 November. Itu diterjemahkan, apakah itu bukan tekanan? Menurut saya itu tekanan,” sebut dia.
“Saya katakana juga, ketertutupan persidangan BK itu, dimanfaatkan untuk memanipulasi administrasi. Saya berani ngomong begini karena sudah ada putusan. Lalu, BK juga sama sekali tidak melihat fakta-fakta hukum dalam pemeriksaan. Tidak mempertimbangkan ahli yang saya sodorkan. Jangan melihat ahli itu dibawa saya. Ahli itu berbicara sesuai keilmuannya, karena dia disumpah,” tutur Zul.
Zul kembali menegaskan, dirinya tidak mau mempersulit agenda rapat Bamus, asalkan ditempuh dengan cara sesuai aturan yang ada. Ia membuktikan dengan bersedia menandatangani surat undangan Rapat Bamus.
“Ya, surat undangan rapat Bamus sudah saya tandatangani. Insya Allah jam 9 pagi,” pungkas Nuzul yang masih tetap mengikuti pendidikan Lemhannas secara daring, hingga Desember mendatang. (muh)

0 Komentar